Yaman Lontarkan Ancaman Jika Poin-poin Kesepakatan Dilanggar

0
36

Sanaa,LiputanIslam.com– Wamenlu Yaman, Husain al-Azzi menegaskan, tiap hari akan ada dua penerbangan yang dilakukan dari bandara internasional Sanaa, sesuai kesepakatan gencatan senjata yang dideklarasikan PBB.

Situs al-Bawwabah al-Akhbariyah al-Yamani menukil dari al-Azzi yang berkata,” Kami berharap (Koalisi Saudi) berkomitmen kepada masalah ini. Jangan sampai kami melihat lagi upaya untuk menghalang-halangi. Dengan demikian, kita dengan yakin bisa bergerak menuju perdamaian dan memulai hidup bertetangga secara baik-baik.”

Ia menegaskasn, segala bentuk upaya yang mengganggu gencatan senjata atau menghalangi terwujudnya poin-poin yang sudah disepakati akan kembali memicu perang.

“Tak seorang pun manusia waras yang boleh membiarkan hal ini terjadi,” tandasnya.

Setelah 6 tahun, akhirnya bandara internasional Sanaa mendapatkan izin penerbangan komersial pertamanya sejak dimulainya gencatan senjata kemanusiaan-militer pada April lalu. Pesawat itu tiba di bandara Sanaa pada Senin (16/5) untuk melakukan penerbangan komersial pertamanya di saat gencatan senjata ini tinggal berumur 15 hari lagi.

Gencatan senjata 2 bulan yang diawasi PBB telah dimulai sejak 2 April dan berakhir pada 2 Juni mendatang. Berdasarkan gencatan senjata ini, Koalisi Saudi mesti mengizinkan bandara Sanaa membuka sejumlah penerbangan, termasuk untuk membawa para pasien Yaman ke luar negeri, setelah diblokade selama 6 tahun. Namun dengan berbagai dalih, Koalisi Agresor tidak memenuhi janjinya hingga Senin kemarin. (af/fars)

DISKUSI: