Sanaa,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al- Mayadeen mengutip dari sebuah sumber bahwa delegasi Saudi yang dipimpin dubes negara ini beserta delegasi Oman akan tiba di Sanaa dalam beberapa hari ke depan.
Sebelumnya, Reuters juga menukil dari 2 sumber yang mengetahui jalannya perundingan perdamaian di Yaman, bahwa sebuah delegasi Saudi-Oman berencana mengunjungi Ibu Kota Yaman pada pekan depan guna mewujudkan kesepakatan gencatan senjata permanen.
Menurut sumber-sumber Reuters, perundingan di Sanaa akan difokuskan pada pembukaan kembali semua perlintasan dan bandara Yaman, pembayaran gaji para pegawai, dan pembahasan tahap transisi politik.
“Jika kesepakatan tercapai, pihak-pihak yang berkonflik di Yaman akan mengumumkan kesepakatan gencatan senjata permanen sebelum liburan Idul Fitri pada 20 April mendatang,”lapor Reuters.
Anggota kantor politik Ansharullah membenarkan berlanjutnya kesepakatan antara Sanaa dan Riyadh, namun ia berkata bahwa Yaman masih menunggu pihak Saudi menjalankan kesepakatan ini.
“Kesepakatan yang diraih mencakup semua isu, mulai dari meninggalkan permusuhan hingga mewujudkan perdamaian komplit dan langgeng. Ini menguntungkan kedua belah pihak,”kata Muhammad al-Bukhayti.
Ia menyatakan, Ansharullah mendukung segala sikap Saudi untuk mewujudkan perdamaian dengan Yaman atau kelompok mana pun di kubu Poros Resistansi.
“Kesepakatan dan solusi-solusi yang telah dicapai akan menjalani 2 tahap. Salah satunya sebelum Idul Fitri dan sisanya di waktu lain”pungkasnya. (af/fars)