Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Waspada, Mungkin HP Anda Berlumuran Derita Bocah Afrika

Published 29/01/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

cobaltKinshasa, LiputanIslam.com—Laporan Amnesty Internasional terkait penambangan kobalt, bahan penting dalam gadget, di Kongo, mendapatkan reaksi luas. Dalam laporan tersebut terungkap bahwa penambangan kobalt dilakukan dengan memperkerjakan anak-anak dalam kondisi yang sangat buruk.

Amnesty International telah merilis detil hasil investigasi terhadap kobalt, logam langka yang menjadi bahan penting dalam baterai lithium pada tanggal 19 Januari lalu. Menurut laporan ini, lebih dari setengah suplai kobalt dunia datang dari Kongo, 20 persen di antaranya datang dari penambang “artisanal” di bagian selatan negara itu.

“Penambang artisanalini, atau disebut juga ‘creuseurs’di Kongo adalah penambang yang menggunakan tangan kosong sebagai alat dalam menggali bebatuan dari terowongan jauh di bawah tanah,” demikian ditulis di laporan berjudul “This Is What We Die For”

“Penambang artisanaltermasuk anak-anak usia 7 tahun yang mengeruk dan mencari-cari bebatuan yang mengandung kobalt sebagai sisa produk dari tambang industri, dan mereka yang membasuh dan memilah bebatuan itu sebelum dijual.”

Hampir semua kobalt dijual ke berbagai perusahaan oleh Congo Dongfang Mining International, sebuah perusahaan yang dimiliki China’s Huayou Cobalt Company Ltd. Dari perusahaan China ini, kobalt dijual ke berbagai perusahaan raksasa dunia, termasuk Apple Inc., Dell, HP Inc. (formerly Hewlett-Packard Company), Huawei, Lenovo (Motorola), LG, Microsoft Corporation, Samsung, Sony dan Vodafone, juga perusahaan mobil seperti Daimler AG, Volkswagen dan perusahaan China, BYD.”

Dalam menghasilkan laporan ini, Amnesty Internasional mewawancarai 87 penambang dan mantang penambang, termasuk 17 anak dari lima tambang berbeda. Secara keseluruhan, ada sekitar 110.000 hingga 150.000 creuseurs di Kongo, termasuk ribuan anak. Angka pasti sulit didapat tetapi angka yang disebut oleh UNICEF menyebut sekitar 40.000 anak bekerja sebagai penambang di Kongo, sebagian besar dari mereka bertugas menambang kobalt.

Laporan ini juga menyebut bahwa kondisi pekerja anak itu sangat buruk, mereka dipukuli, dipaksa bekerja berat dalam kondisi sangat buruk, serta mendapat upah sangat minim, 1-2 dollar per hari.(dw/mintpressnews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account