Wasekjen Hizbullah: Barat Gunakan Israel sebagai Tukang Pukul

0
143

Beirut,LiputanIslam.com-Wasekjen Hizbullah melayangkan peringatan kepada Tel Aviv agar tidak melanggar perjanjian demarkasi bahari dengan Beirut.

Syekh Naim Qasim menegaskan, Hizbullah memiliki kekuatan memadai untuk memberi balasan jika Israel bertindak bodoh.

“Hizbullah siap menghadapi Israel. Kekuatan dan kekompakan kita di Lebanon untuk menghadapi problem adalah garansi bagi terwujudnya demarkasi bahari,” tandasnya.

Syekh Qasim menyebut AS sebagai perintis pendudukan di dunia dan mengatakan, ”AS menzalimi semua penduduk dunia. Pendudukan adalah hal biasa baginya. Kemerdekaan bangsa-bangsa tak bisa diterima (di mata AS).”

“Kita tak akan menerima berada di bawah perintah AS dan melakukan apa pun yang diinginkannya. Masa depan akan membuktikan bahwa AS tidak akan bisa mewujudkan proyeknya di kawasan yang di situ ada kelompok Resistansi dan bangsa-bangsa yang menolak hegemoni AS.”

Menurutnya, AS memusuhi Hizbullah karena perlawanannya terhadap Rezim Zionis. “Israel diciptakan oleh Barat untuk menjadi alatnya sehingga di masa depan ia bisa menguasai nasib dan sumber daya kawasan ini,” tandas Syekh Qasim.

“Ketika Barat ingin mendapatkan sesuatu tanpa mengeluarkan biaya langsung, ia akan memanfaatkan Israel sebagai tukang pukul. Israel diciptakan untuk mewujudkan tujuan-tujuan kotor dan jahat, yang sama sekali tak berkaitan dengan kemanusiaan atau HAM.”

Wasekjen Hizbullah menyatakan, AS berusaha agar Rezim Zionis tetap memiliki kekuatan. Dalam pandangan kita, kata Syekh Qasim, Israel adalah musuh, perampas, penjahat, dan penjajah yang mesti hengkang dari Palestina. (af/fars)

DISKUSI: