Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Warga Muslim Prancis Kecam Pernyataan Islamofobik dari Macron

Published 07/10/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Wania Muslim berdemo dengan plakat bertuliskan “Jangan sentuh jilbabku!” di Place de la Republique, Paris, Prancis, October 19, 2019. (Photo by AFP)

Paris, LiputanIslam.com—Sejumlah warga Muslim di Prancis mengecam Presiden Emmanuel Macron atas pernyataannya yang dinilai merendahkan Islam dan menstigmatisasi orang Muslim dengan radikalisme.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat (2/10), Macron mengatakan pemerintahnya tengah berupaya mengusulkan sebuah RUU ke parlemen Prancis untuk membahas “isolasionisme dan separatisme Islam.”

Di bawah RUU itu, Prancis akan melawan dukungan atas hukum-hukum agama yang melawan nilai-nilai sekuler di negara itu.

Macron juga mengklaim bahwa Islam adalah “agama yang saat ini mengalami krisis di seluruh dunia.”

Menanggapi pernyataan itu, 100 tokoh Muslim Prancis terkemuka menandatangani surat terbuka yang meminta pemerintah Prancis berhenti menstigmatisasi orang Muslim.

“Hentikan eskalasi perdebatan politik dan media yang kosong. Hentikan serangan kepada pembicara, Muslim atau bukan, yang tidak sejalan dengan pidato rasis yang telah hadir di mana-mana di layar [televisi] kami,” kata mereka.

Rencana itu akan diajukan sebagai RUU pada bulan Desember nanti untuk memperluas undang-undang tahun 1905 yang secara resmi memisahkan agama dari negara Prancis.

“Di balik undang-undang ini, ada stigmatisasi yang nyata,” kata Nagib Azergui, pendiri Partai Persatuan Muslim Demokrat Prancis.

“[Proposal itu] mengaitkan secara langsung antara Muslim, terorisme, dan radikalisasi,” lanjutnya.

Azergui mengkhawatirkan bahwa salah satu konsekuensi dari rencana yang diusulkan itu adalah peningkatan Islamofobia di seluruh Prancis.

Kementerian Dalam Negeri Prancis telah mencatat 154 insiden Islamofobia selama 2019. Angka ini meningkat 54 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, menurut catatan dari The Collective Against Islamophobia in France (CCIF), ada sekitar 2.000 kasus Islamofobia tahun lalu.

Peningkatan kasus Islamofobia ini salah satunya diakibatkan oleh naiknya ideologi sayap kanan dan penyebaran kebijakan anti-imigrasi yang memperburuk status agama minoritas di Eropa. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account