Warga AS Ditahan atas Tuduhan Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti

0
174

Washington,LiputanIslam.com-Pada hari Kamis (8/7) aparat keamanan Haiti menangkap 6 orang, termasuk seorang warga AS, karena diduga terlibat dalam teror terhadap Presiden negara itu.

Menurut laporan Washington Post, Menteri Pemilu Haiti Mathias Pierre mengatakan, warga AS bernama James Solages adalah salah satu dari orang-orang yang ditangkap atas pembunuhan Presiden Jovenel Moise.

Kepada Washington Post, Pierre mengatakan bahwa selain Solages, seorang tahanan lain bernama Joseph Vincent juga diduga memiliki kewarganegaraan AS-Haiti.

Pierre menambahkan, orang-orang tersebut ditahan di markas polisi di Ibu Kota Haiti. Markas polisi itu dikepung oleh banyak warga yang marah atas teror tersebut.

Menurutnya, Unit Khusus Polisi berusaha untuk melindungi kantor polisi, sebab khalayak yang berkerumun itu sangat marah dan berupaya mengambil para tahanan untuk dibakar.

Otoritas Haiti belum mengungkap identitas para tahanan lain. Namun Menteri Komunikasi Haiti menyebut bahwa mereka adalah orang-orang asing.

Sebelum ditangkap, mereka dikabarkan terlibat baku tembak dengan polisi. Empat orang dari para tersangka tewas dalam baku tembak tersebut.

Media-media lokal memberitakan, para penyerang menembaki rumah Presiden Moise di Port Au Prince, Ibu Kota Haiti. Serangan yang terjadi pukul 1 dini hari itu juga melukai istri Moise.

Ibu Negara Haiti sempat dikabarkan meninggal setelah terkena tembakan. Namun belakangan rumor itu dibantah. (af/fars)

DISKUSI: