[VIDEO] Ricuh Aksi Demo Anti-Lockdown di Australia

0
158

Melbourne, LiputanIslam.com—Aksi protes anti-lockdown di Australia pada Sabtu (5/9) berakhir ricuh dengan petugas kepolisian.

Aksi yang bertajuk ‘Freedom Day’ itu berlangsung di Shrine of Remembrance.

Menurut laporan dari RT, aksi yang diikuti oleh ratusan demonstran di kota Melbourne itu diwarnai oleh penangkapan oleh polisi.

Para demontran menuntut pemerintah Victoria untuk mencabut lockdown tahap empat yang mencakup jam malam.

Mereka meneriakkan kata “scam (penipuan)!” dipimpin oleh seorang pria lanjut usia yang juga terdengar berkata: “Saya tidak percaya ini adalah negara saya! Ini Australia milik saya. Saya lahir dan besar di sini – selama 82 tahun!”

Wartawan lokal Australia melaporkan setidaknya terjadi 20 penangkapan yang ia saksikan secara langsung.

Beberapa penangkapan telah terjadi sebelum aksi protes ini. Kepolisian memenjarakan orang-orang yang menyerukan partisipasi dalam aksi terlarang itu di media sosial, termasuk seorang wanita hamil.

Hingga saat ini, Australia telah menghadapi lebih dari 26.000 kasus infeksi virus covid-19 dan sekitar 750 kematian.

Di Victoria, pemerintah mempertahankan kebijakan lockdown yang ketat, meski sejumlah aktivis dan anggota parlemen telah menyerukan pencabutan lockdown akibat adanya resesi ekonomi yang parah dan pelanggaran kebebasan sipil. (ra/rt)

DISKUSI: