Usai Ditembak Jatuh Iran, Drone Canggih AS akan Dipensiunkan

0
139

Washington,LiputanIslam.com-Majalah Foreign Policy edisi hari Senin (18/11) mengabarkan, pesawat nirawak Global Hawk akan dipensiunkan, menyusul dijatuhkannya nirawak canggih itu oleh sistem pertahanan udara Iran.

“Hanya beberapa bulan setelah Iran menembak jatuh nirawak pengintai AS di atas Selat Hormuz, Pentagon tengah mengkaji penyingkiran sejumlah nirawak tipe Global Hawk milik angkatan udara. Langkah ini adalah bagian dari gerakan menuju pengembangan yang dibutuhkan guna menghadapi Rusia dan Tiongkok,”tulis FP.

Baca: Trump Bakal Tambah Pasukan ke Arab Saudi, Total 3.000 Personel

Sejumlah petinggi AS mengatakan kepada FP, rencananya 21 dari 35 nirawak Global Hawk yang saat ini berada di Timteng dan belahan dunia lain akan dipensiunkan. Rencana ini telah diserahkan ke Pentagon guna dikaji dalam pembahasan anggaran militer tahun depan.

21 nirawak yang akan dibebas tugaskan itu adalah tipe Block 30 Global Hawk. Nirawak jenis ini digunakan oleh armada angkatan udara AS pada tahun 2001. Saat ini, komponen-komponennya sulit diperoleh. Dan yang lebih penting, nirawak ini rentan di hadapan serangan musuh.

Menurut FP, ditembaknya nirawak jenis ini oleh Iran adalah “sinyal merah” bagi Global Hawk, yang menunjukkan bahwa nirawak ini mudah dijadikan sasaran dalam perang-perang mendatang.

Loren Thompson, anggota institut Lexington, menyebut Iran sebagai “kekuatan kelas 2” di belakang Rusia dan Tiongkok. Dia mengatakan,”Ketika sebuah kekuatan level kedua, seperti Iran, sanggup menjatuhkan nirawak Anda dengan rudal buatan lokal, ini bukan pertanda baik untuk masa depan.” (af/fars)

DISKUSI: