Syeikh al-Issa membawa lilin di monumen di bekas kamp konsentrasi Nazi Auschwitz-Birkenau pada 23 Januari 2020. (Photo by AFP)

Oświęcim, LiputanIslam.com—Ulama senior dan mantan menteri kehakiman Saudi, Sheikh Muhammad bin Abdul Karim bin Abdulaziz al-Issa, mengunjungi bekas kamp konsentrasi Nazi Auschwitz di Polandia jelang peringatan Holocaust yang akan diadakan di kawasan pendudukan Yerusalem al-Quds.

Sebagai Sekjen Muslim World League (MWL), Issa memimpin 62 delegasi Muslim, termasuk 25 ulama besar dari 28 negara untuk mengunjungi kamp tersebut. Delegasi dari Komite Yahudi Amerika (AJC) juga ikut mendampingi mereka dalam kunjungan pada hari Kamis (23/1) kemarin.

CEO AJC, David Harris, menyebut kunjungan Issa ke Auschwitz sebagai momen yang sangat penting.

Dua tahun lalu, Issa yang merupakan rekan dekat Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, juga pernah mengunjungi Museum Peringatan Holocaust AS di Washington, DC. Kemudian pada Mei 2019, AJC dan MWL menandatangani nota kesepahaman untuk ikut serta dalam perjalanan ke Auschwitz bersama pada tahun ini.

Issa juga telah menerima undangan dari Harris untuk berpidato di AJC Global Forum di Berlin pada Juni 2020. Harris, pada gilirannya, akan memimpin delegasi AJC ke Arab Saudi.

Kunjungan sang ulama Saudi ke Auschwitz terjadi di tengah upaya pemerintah Arab Saudi untuk melanggengkan hubungan gelap dengan rezim Israel. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*