Ulama Bahrain: Kabar-kabar dari Piala Dunia Penanda Israel Kian Dibenci di Masa Depan

0
343

 

Manama,LiputanIslam.com-Pemimpin kebangkitan Islam Bahrain, Syekh Isa Qasim menanggapi kabar pengucilan orang-orang Zionis oleh berbagai bangsa di sela-sela pergelaran Piala Dunia Qatar 2022. Ia menyatakan, di masa mendatang akan semakin pihak yang memusuhi Rezim Zionis.

“Umat Islam dan Arab bertentangan dengan Rezim Zionis; rezim yang telah menjadikan semua norma, kepentingan, dan eksistensi kita sebagai sasarannya. Permusuhan (terhadap Israel) ini harus ditingkatkan (di masa depan). Kabar-kabar yang tersiar dari jantung Piala Dunia menandakan masa depan semacam ini,”cuit Syekh Qasim di akun Twitter-nya.

Kantor berita Shehab News melaporkan bahwa lembaga di Israel bernama “Badan Penumpasan Terorisme” meminta dari warga Israel agar tidak melakukan perjalanan ke Qatar, menyusul kabar-kabar kebencian para suporter Arab atau non-Arab terhadap Rezim Zionis.

Yang terbaru, seorang suporter Israel di Piala Dunia Qatar 2022 mengunggah video di Twitter dan mengatakan, ”Di sini tak seorang pun menyambut kita atau bendera Israel.”

“Ketika saya sedang mengambil foto di stadion sambil membawa bendera Israel, tiba-tiba 4 polisi mendatangi saya. Mereka berkata bahwa membawa bendera Israel dilarang di sini dan bertentangan dengan hukum. Mereka memberi tahu saya bahwa kalian dan bendera Israel tidak disambut di sini. Ini sangat menjengkelkan,”ujarnya.

Menurut kanto berita IRNA, orang-orang Zionis berpikir bahwa normalisasi dengan sejumlah negara Arab akan menjamin keamanan dan masa depan lebih baik bagi mereka. Namun Piala Dunia 2022 membuktikan bahwa sama seperti sebelumnya, Israel tidak memiliki tempat di Timteng, negara-negara Islam-Arab, bahkan di negara-negara yang memiliki hubungan resmi dengan Tel Aviv. Sebaliknya, dukungan untuk Palestina menjadi salah satu isu terpanas di pergelaran Piala Dunia tahun ini. (af/alalam)

DISKUSI: