Ukraina Serang Penjara Tawanannya Sendiri, Ini Justifikasi Aneh AS

0
207

Washington,LiputanIslam.com-Seorang pejabat AS mengklaim, bahkan jika pasukan Ukraina melancarkan serangan rudal ke penjara para tawanannya sendiri di Donests, mereka tidak punya maksud untuk melakukannya.

“Jika serangan ini dilakukan orang-orang Ukraina, saya janjikan bahwa mereka tidak bermaksud melakukannya,”ujar seorang pejabat Pentagon, diberitakan Sputnik.

“Mereka (pasukan Ukraina) menganggappenting rakyat, warga sipil, dan para serdadu dari Tentara Ukraina,”imbuhnya.

Ia mengklaim, meski Rusia menemukan sisa-sisa rudal HIMARS buatan AS dalam penjara yang hancur tersebut, tidak berarti bahwa Tentara Ukraina yang bersalah, sebab “Rusia juga memiliki sejumlah rudal sejenis.”

Dalam kelanjutan aksi Tentara Ukraina untuk mengambinghitamkan dan menuding Tentara Rusia melakukan kejahatan perang, kali ini sebuah penjara berisi para tawanan Ukraina di Donetsk menjadi sasaran rudal.

Kemenhan Rusia pada Jumat kemarin mengumumkan, serangan udara ke penjara di Donetsk dilakukan oleh Tentara Ukraina. Penjara itu ditempati para tawanan dari resimen radikal dan Neo-Nazi “Azov”.

“Dalam serangan Ukraina ke tempat tahanan yang terletak di kota Yelenovka di Republik Donetsk yang menggunakan rudal-rudal HIMARS buatan AS, 53 tawanan Ukraina tewas dan 75 orang dari mereka terluka,” demikian disebutkan dalam statemen Kemenhan Rusia, Sputnik melaporkan.

Menurut Kemenhan Rusia, 8 pegawai penjara tersebut juga menderita luka dengan tingkat keparahan berbeda. Kemenhan Rusia menyebut serangan ke fasilitas ini sebagai aksi provokatif nyata untuk membuat rakyat Ukraina memandang Rusia sebagai penebar horor. (af/fars)

DISKUSI: