Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Turki Menuju ‘One Man Regime’

Published 11/05/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ABC2Ankara, LiputanIslam.com — Dengan mundurnya Ahmet Davutoglu dari posisinya sebagai Perdana Menteri Turki, praktis Presiden Recep Tayyip Erdogan berhasil mengkonsolidasikan kekuasaan yang tak tertandingi.

“Davutoglu bahkan tidak memberikan alasan yang jelas mengapa ia mundur. Ini mengejutkan untuk kami semua,” kisah seorang pejabat yang dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), kepada Deutsche Welle, yang dikutip Sputnik (11/5/2016).

Seperti diketahui, Davutoglu mengumumkan pengunduran dirinya pekan lalu. Langkah tak terduga ini dianggap sebagai buntut ketegangan antara ia dan Erdogan.

“Sebenarnya saya berusaha optimis, tetapi saya harus mengatakan bahwa kondisi politik Turki sedang menuju jalan buntu. Dari kejadian ini, kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya di dalam masyarakat, yang artinya, Turki telah memulai sesuatu yang tidak pasti,” papar Tarhan Erdem, dari lembaga polling Konda.

Erdem menyinggung kediktatoran Erdogan yang semakin menjadi-jadi, termasuk menghukum akademisi dan jurnalis yang kritis terhadap pemerintah.

“Jika seorang presiden memaksakan kehendaknya sendiri tanpa adanya perubahan dalam konstitusi, itu berarti bahwa demokrasi Turki telah memudar. Presiden sesegera mungkin harus kembali pada batas-batas yang ditetapkan konstitusi,” imbaunya.

“Jika Anda melihat Erdogan hari ini, semua ucapannya menjadi hukum. Setiap hari Erdogan mengambil kebijakan yang menggiring Turki menuju “one man regime”. Mulai sekarang hanya ada satu orang yang berkuasa dan memutuskan segala hal, dan orang itu adalah Erdogan,” tambah dia.

Mantan Menteri Kehakiman Turki Hikmet Sami Turk menyebutkan bahwa pengunduran Davutoglu bisa menganggu masa depan negara.

“Hal ini menjelaskan bahwa dalam setiap peristiwa Erdogan selalu memihak dan ikut campur dalam tugas-tugas pemerintah. Ia bertindak sebagai pemimpin de facto AKP, dan mengabaikan konstitusi,” ujarnya.

Ada tiga kandidat pengganti Davutoglu, yaitu Menteri Perhubungan Binali Yildrum, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag, dan Menteri Energi Berat Albayrak. Satu diantaranya adalah sahabat dekat, sementara yang lainnya adalah menantu Erdogan.

Davutoglu sendiri tidak bisa dibilang sosok yang terpuji. Ia adalah seseorang yang ambisius, dan berambisi membawa Turki sebagai pemain utama di kawasan. Bersama Erdogan, Davutoglu melakukan petualangan politik di Suriah yang sangat berbahaya, mendukung pemberontakan Suriah,dan membiarkan Turki sebagai jalan keluar masuk teroris ke Suriah. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account