Trump: Serangan ke Al-Taji Belum Tentu Dilakukan Iran

0
167

Baghdad,LiputanIslam.com-Presiden AS pada hari Kamis (12/3) menyatakan, belum diketahui apakah Iran adalah pelaku serangan ke pangkalan al-Taji di Irak atau bukan.

Meski demikian, dilansir oleh al-Jazeera, Donald Trump tetap menuding kelompok-kelompok sekutu Iran sebagai dalang serangan tersebut.

Menurut laporan media-media Irak, sepuluh unit roket Katyusha menghantam pangkalan militer AS di al-Taji, utara Baghdad. Sebanyak 3 serdadu dikabarkan tewas dan 12 orang lainnya mengalami luka-luka. Washington mengklaim, serangan itu dilakukan Brigade Hizbullah Irak yang berafiliasi kepada al-Hashd al-Shaabi.

Baik Hizbullah Irak atau kelompok-kelompok al-Hashd al-Shaabi lainnya membantah tudingan AS. Sebagian pihak mengatakan, ada kemungkinan serangan itu hanyalah sandiwara bikinin AS untuk dijadikan dalih menyerang basis-basis kelompok perlawanan Irak, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu terhadap basis al-Hashd al-Shaabi di kawasan al-Qaim.

Arab Saudi melalui kementerian luar negerinya mengecam serangan roket ke al-Taji dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas. Dilansir oleh Mawazin News, Saudi mengaku mempertahankan sikapnya untuk “memerangi radikalisme dan terorisme.”

Dalam statemen yang dirilis Kamis kemarin, Hizbullah Irak menyatakan:”Kami katakan kepada mereka yang terburu-buru mengecam (serangan roket ke al-Taji) dan menyatakan simpati kepada para penjahat, bahwa jika kalian menginvasi sebuah negara, membunuh para panglima tempurnya, membombardir tentara dan penjaga perbatasannya, dan para legislatornya menuntut kalian untuk angkat kaki, apakah kalian mengira ada yang mau membela kalian, atau mengizinkan kalian tetap berada di negara tersebut, sama seperti kalian mendukung para penjahat ini?” (af/alalam)

DISKUSI: