Trump Sarankan Pasien Covid-19 Disuntik Disinfektan

0
654

Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa “disinfektan” bisa digunakan untuk menyembuhkan orang yang terinfeksi virus corona. Saran ini disampaikan dalam rapat harian pada Kamis (23/4) malam.

“Saya melihat desinfektan [bisa] menyerang [virus] dalam satu menit…  Dan apakah ada cara kita dapat melakukan sesuatu seperti itu dengan menyuntikkannya ke dalam [tubuh]…,” katanya.

“Kita bisa lihat [disinfektan] masuk ke paru-paru…, jadi akan menarik untuk mencoba itu. Kita memang harus menggunakan dokter, tetapi itu tampaknya menarik bagi saya.”

Namun, seorang pejabat kesehatan senior AS kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa laboratorium federal tidak akan mempertimbangkan atau mencoba mengembangkan opsi perawatan semacam itu.

Sebelumnya, Trump juga menyarakan penggunaan obat-obatan seperti chloroquine dan hydroxychloroquine untuk menyembuhkan pasien Covid-19. Uni Eropa merespon gagasan itu dengan ngeri karena obat-obatan itu memiliki efek samping fatal dan dapat membunuh pasien.

Regulator obat-obatan UE, European Medicines Agency (EMA), menyatakan kekhawatiran pada hari Kamis (23/4) kemarin bahwa dua obat yang dibuat di AS dan beberapa negara lain untuk perawatan covid-19 tidak menunjukkan manfaat medis. Oleh karena itu, obat-obatan ini tidak boleh digunakan kepada manusia apalagi dipakai untuk program darurat nasional.

“Studi terbaru melaporkan masalah irama jantung yang serius, dalam beberapa kasus fatal, dengan penggunaan chloroquine atau hydroxychloroquine, terutama ketika dikonsumsi dengan dosis tinggi atau dalam kombinasi dengan antibiotik azithromycin,” demikian isi pernyataan EMA di Amsterdam.

Obat-obatan itu juga disebut bisa menyebabkan masalah gula darah, kerusakan hati, ginjal, dan sel saraf yang bisa menyebabkan kejang-kejang. (ra/presstv)

DISKUSI: