Trump Dilarang Berpidato di Parlemen Inggris

0
93

London,LiputanIslam.com-Donald Trump yang saat ini tengah berada di Inggris, berkesempatan untuk mengunjungi gereja bersejarah Westminster di dekat gedung parlemen Inggris, Senin (3/6). Namun, lantaran ada penolakan dari para legislator Inggris, Trump tidak diizinkan berpidato di parlemen.

Menurut John Bercow (ketua Dewan Rakyat Inggris) yang punya hak veto terkait program pidato para tamu asing di parlemen, dia sangat menentang pidato presiden AS di parlemen. Padahal, dia bersedia menerima Barrack Obama di tempat yang sama 4 tahun lalu,

“Kami menghargai hubungan dengan AS. Namun penentangan kami terhadap rasisme, diskriminasi seksual, serta dukungan kami terhadap kesetaraan di hadapan undang-undang dan pengadilan, adalah hal-hal yang sangat penting bagi parlemen,”ujar Bercow.

Dia juga menegaskan, pidato di gedung parlemen Inggris bukan “hak asasi”tiap orang, tapi merupakan “kehormatan” yang diberikan kepada mereka.

Selain segelintir wakil dari Partai Konservatif, mayoritas legislator Inggris menentang lawatan Trump dan pidatonya di parlemen.

Jeremy Corbyn (pemimpin partai oposisi Inggris) pada hari ini (Selasa 4/6) akan berpidato dalam demo warga Inggris yang menentang Trump. Sebelum ini, Corbyn menolak hadir dalam jamuan malam di kediaman dubes AS di Inggris.

Sadiq Khan (walikota London) juga turut mengkritik Trump. Dalam tulisannya di The Observer edisi Minggu (2/6), Khan menyatakan,”Trump adalah salah satu model ancaman yang paling memuakkan, juga sebuah ancaman dunia yang terus berkembang.”

Khan berpendapat, Trump seorang fanatik sayap kanan. Dia juga menyerupakan Trump dengan Viktor Orban (Hungaria), Matteo Salvini (Italia), Marine Le Pen (Prancis), dan Nigel Farage (Inggris).

Berdasarkan hasil jajak pendapat, warga Inggris tidak menghendaki kerjasama politik negara mereka dengan AS, setidaknya selama Trump menjabat sebagai presiden. Rencananya, warga Inggris akan mengadakan unjuk rasa penentangan terhadap Trump pada hari ini di pusat kota London. (af/alalam)

Baca:

Corbyn: Memilih PM Inggris Bukan Tugas Trump

DISKUSI: