Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Yeni Mesaj: Ekstrimis Asing di Suriah 12000 Orang Lebih

Published 11/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Militant Islamist fighters waving flags, travel in vehicles as they take part in a military parade along streets of Syria's northern Raqqa provinceAnkara, LiputanIslam.com – Jumlah ekstrimis bersenjata asing yang bercokol di Suriah dan ikut berperang melawan pasukan negara ini untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad mencapai lebih dari 12000 orang yang berasal dari 74 negara, dan dari belasan ribu orang itu sekitar 60 hingga 70 persen berasal dari negara-negara Timur Tengah, sedangkan sisanya dari beberapa negara Barat. Demikian dilaporkan harian Yeni Mesaj, Kamis (11/9).

Menurut koran Turki tersebut, jaringan teroris al-Qaeda berkembang pasca Perang Afghanistan, dan di Timur Tengah ada potensi kemunculan dan berkembangnya kelompok-kelompok teroris baru akibat banyaknya ekstrimis yang bergabung dengan barisan pemberontak Suriah.

Yeni Mesaj menyebut bahwa ekstrimis asing di Suriah yang berasal dari Tunisia sebanyak 3000 orang, dari Arab Saudi antara 1200 hingga 2500 orang, dari Maroko 1500 orang dan dari Jordania juga sekitar 1500 orang.

Sementara itu, koran Turki lain, Hurriyet, di hari yang sama menyebutkan bahwa pasukan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Suriah telah menjalin kesepakatan dengan dua kelompok pemberontak Suriah yaitu Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) dan Front Islam untuk sama-sama memerangi kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Koran ini menilai adanya aliansi antarkelompok yang semula berjauhan satu sama lain itu tidak lepas dari hitungan mundur Amerika Serikat (AS) untuk memburu teroris ISIS di Suriah, sedangkan target mereka ialah menyingkirkan ISIS dari kawasan Raqqah dan Aleppo.

“Aliansi ini bertujuan menghentikan kezalimanan ISIS di kawasan,” ujar Menteri Pertahanan Kurdi Suriah, Esmat Sheikh Hassan, sebagaimana dikutip Hurriyet.

Dia menambahkan bahwa aliansi itu digagas oleh FSA dan Front Islam. Pada tahap awal diupayakan supaya ISIS terusir dari kawasan Jarabulus, Raqqah, Sirin, Sulaimaniyah dan komplek makam Sulaimansyah yang berjarak 35 kilometer dari garis perbatasan Suriah dengan Turki. Para pelopor aliansi ini meminta bantuan dana dari masyarakat dunia untuk menyukseskan target mereka.

Di bagian lain, seorang narasumber pemerintah Turki menyatakan kepada AFP bahwa negara ini tidak akan terlibat dalam aliansi multinasional yang dipimpin AS untuk memerangi ISIS di Irak dan Suriah.

“Turki tidak akan terlibat dalam operasi militer, dan hanya akan berkonsentrasi dalam operasi kemanusiaan saja,” ungkap narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan itu.

Meski demikian, narasumber itu menekankan bahwa Turki kemungkinan besar akan mengizinkan pasukan aliansi anti ISIS menggunakan Pangkalan Udara Incirlik Turki.

Sebelumnya, Turki sering mendapat kritikan karena ikut mempersenjatai kelompok-kelompok ekstrimis di Suriah, termasuk ISIS, dengan harapan dapat mempercepat ketergulingan pemerintah al-Assad.

Belum lama ini terjadi pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayip Erdogan dengan Presiden AS Barack Obama di sela-sela pertemuan puncak Pakta Pertahanan Atlantik Utara. Keduanya membicarakan soal partisipasi Turki dalam perang melawan ekstrimis. Selain itu, menurut seorang pejabat Turki, rencananya Menteri Luar Negeri AS John Kerry hari ini, Jumat (12/9), akan mengadakan pertemuan dengan para petinggi Turki di Ankara untuk membahas kerjasama regional dalam penumpasan terorisme. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account