Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarulla pada hari Senin (21/4) mengumumkan pelaksanaan empat operasi militer terhadap target militer Israel di wilayah pendudukan Ashkelon dan Eilat serta kapal induk AS USS Harry Truman dan USS Carl Vinson serta kapal-kapal terkait dengan keduanya di Laut Merah dan Laut Arab. Di pihak lain, Rezim Zionis Israel berjanji akan melancarkan serangan balasan.
Berikut ini pernyataan lengkap Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Brigen Yahya Saree mengenai serangan Yaman tersebut;
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Allah Swt berfirman:
“Allah pasti akan menolong orang yang menolong agama-Nya dengan mencegah perang dan memperjuangkan perdamaian. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Hajj: 40)
Demi membela bangsa tertindas Palestina serta menolak kejahatan genosida yang dilancarkan musuh, Israel, dengan dukungan AS, terhadap saudara-saudara kami di Gaza, Pasukan Drone Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan dua operasi militer. Operasi pertama terhadap target vital Israel di wilayah pendudukan Ashkelon dengan satu drone jenis Yafa, dan operasi kedua terhadap target militer Israel di kawasan Umm Al-Rash (Eilat) di bagian selatan Palestina pendudukan dengan satu drone jenis Samad.
Dan dalam rangka melawan serangan AS terhadap negara kami dan sebagai balasan atas kejahatannya terhadap bangsa kami di mana yang terbaru di antaranya ialah pembantaian di Ibu Kota Sanaa, yang menjatuhkan korban gugur dan luka puluhan orang, Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan dua operasi militer kualitatif.
Operasi pertama dilakukan oleh Pasukan Rudal dan Pasukan Drone terhadap kapal induk AS USS Harry Truman dan armada yang terkait dengannya di bagian utara Laut Merah dengan dua rudal jelajah dan dua drone.
Operasi kedua dilakukan oleh Angkatan Laut, Pasukan Drone dan Pasukan Rudal terhadap kapal induk AS USS Carl Vinson serta armada yang terkait dengannya di Laut Arab dengan tiga rudal jelajah dan empat drone.
Operasi-operasi militer ini berhasil mewujudkan tujuannya, berkat pertolongan Allah.
Angkatan Bersenjata Yaman akan terus melancarkan operasi serangannya ke kedalaman entitas Zionis di Palestina pendudukan dengan tensi yang akan terus meningkat dalam beberapa waktu mendatang, dan akan terus melanjutkan operasi militernya di Laut Merah dan Laut Arab dalam serangan terhadap semua armada agresor. Puluhan serangan udara AS tidak akan pernah mencegah pendirian Angkatan Bersenjata Yaman mendukung bangsa tertindas Palestina di Jalur Gaza sampai agresi dan blokade terhadap mereka dihentikan.
Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Dia sebaik-baiknya pelindung.
Hidup Yaman serta mulia dan merdeka, kemenangan bagi Yaman dan segenap kaum merdeka umat Islam.
Sanaa, 23 Syawal 1446 H/21 April 2025 M
Dirilis oleh Angkatan Bersenjata Yaman.
Di pihak lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di hari yang sama menjanjikan “tanggapan keras” terhadap pasukan Yaman, dalam pidatonya di kota Jaffa di bagian tengah Palestina pendudukan.
“Saya ingin menyampaikan satu hal kepada Houthi (Ansarullah) dan siapa pun yang ingin menyakiti kami: Setiap serangan terhadap kami tidak akan dibiarkan begitu saja. Akan ada respon yang kuat,” sumbarnya.
Sementara itu, Ansarullah menyatakan 12 orang gugur dan 34 lainnya terluka akibat serangan udara AS di Sanaa. (mm/alalam/raialyoum)