Sanaa, LiputanIslam.com – Pasukan Yaman telah melancarkan dua serangan rudal ke wilayah pendudukan Palestina.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (2/5), Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree mengumumkan, “Unit rudal Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer terhadap target vital musuh Israel di wilayah pendudukan Haifa, menggunakan rudal balistik hipersonik” untuk mendukung rakyat Palestina di Gaza.
Dia menyebutkan bahwa rudal itu adalah “yang kedua dalam beberapa jam,” dan “sukses” menimpa targetnya hingga membuat para pemukim Israel berlarian ke tempat perlindungan.
Angkatan Bersenjata Yaman mendesak negara-negara Arab dan Muslim untuk “memenuhi tugas agama, moral, dan kemanusiaan mereka terhadap rakyat tertindas Palestina, dan untuk mengambil tindakan mendesak di semua negara demi menghentikan perang genosida dan blokade Israel terhadap Jalur Gaza.”
Saree kembali menegaskan bahwa Yaman akan terus melakukan operasi mendukung Gaza dan mencegah kapal-kapal Israel berlayar di Laut Merah dan Laut Arab hingga berakhirnya perang dan blokade, dan bahwa agresi AS telah “gagal” mencabut larangan Yaman.
Sebelumnya di hari yang sama, Saree menyatakan pasukan Yaman “melaksanakan operasi militer terhadap Pangkalan Udara Ramat David milik musuh Israel”, di dekat Haifa menggunakan rudal balistik hipersonik Palestine-2.
“Segala puji bagi Allah, rudal tersebut berhasil mencapai targetnya, dan sistem pencegat gagal mencegatnya,” ungkapnya.
Serangan Yaman tersebut dilakukan beberapa jam setelah AS melancarkan serangan terhadap Yaman dengan tujuan menghentikan operasi militer Yaman membela Gaza. Serangan itu mengakibatkan tiga orang terluka.
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza, pasukan Yaman telah berulang kali melancarkan operasi militer untuk mendukung warga Gaza. Mereka menyerang target-target di berbagai wilayah pendudukan Palestina. Selain itu, mereka juga menyerang kapal-kapal Israel atau kapal-kapal yang terkait dengannya.
Untuk mendukung Israel, AS mengumumkan pembentukan satuan tugas maritim di Laut Merah pada Desember 2023 guna melindungi jalur kapal yang menuju wilayah pendudukan Israel.
Pasukan Yaman menanggapi dengan meningkatkan serangan terhadap target strategis dan sensitif Israel dan AS, termasuk kapal perang dan kapal induk AS yang dikerahkan di lepas pantai Yaman. (mm/presstv/raialyoum)