Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah kembali menembak jatuh drone canggih MQ-9 milik AS serta menyerang enam kapal di perairan sekitarnya serta Laut Mediterania, sebagai bagian dari operasi mereka terhadap Israel dan pendukungnya, Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree dalam sebuah pernyataannya pada hari Rabu (29/1) mengumumkan pihaknya telah menghantam tiga kapal di Laut Merah, yakni LAAX, MOREA, dan Sealady.
Saree menyebutkan operasi itu dilakukan dengan menggunakan rudal maritim dan balistik serta drone.
Menurutnya, militer Yaman juga melancarkan serangan rudal dan drone terhadap kapal Amerika ALBA dan Maersk Hartford di Laut Arab.
Operasi keenam menghantam kapal MINERVA ANTONIA di Laut Mediterania dengan beberapa rudal jelajah.
“Semua kapal tersebut menjadi sasaran karena melanggar larangan mendatangi pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan,” ujarnya.
Dia memastikan pihaknya akan menargetkan semua kapal yang terkait dengan Israel di wilayah operasi yang dinyatakan, ke manapun mereka berlayar.
Dalam pernyataan lain, Saree mengumumkan Angkatan Bersenjata Yaman kembali berhasil menembak jatuh drone MQ-9 Reaper AS dengan rudal domestik di bagian timur provinsi Ma’rib.
Pada rekaman video yang dipublikasikan terlihat bangkai MQ-9 berada di tengah padang pasir dengan ekornya terputus dari bagian tubuh drone lainnya.
Sejak Oktober 2023, Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel atau dalam pelayaran menuju ke wilayah pendudukan Palestina di Laut Merah atau Laut Arab sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terblokade. (mm/presstv)