Wow,Trump Kembali Memeras Saudi Dan Menghina Raja Salman

0
335

Washington, LiputanIslam.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memeras sembari menghina Arab Saudi, meski menegaskan kembali dukungannya kepada negara kerajaan ini.

Hal itu dia ungkap pada sebuah rapat umum “Make America Great Again” (MAGA) dengan para pendukungnya di Green Bay, Wisconsin, AS, sembari menjelaskan taktik negosiasinya dalam upaya meraup lebih banyak dana dari Saudi sebagai imbalan atas dukungan dan perlindungan militer AS untuk Saudi.

Dia mengaku akan tetap menjadi pendukung setia pemerintah Saudi, terutama karena besarnya belanja Riyadh dari perusahaan-perusahaan AS.

“Mereka tidak punya apa-apa selain uang tunai, bukan? Mereka membeli banyak dari kita, 450 miliar  Dolar yang mereka beli,” ujarnya dengan nada antusias di depan khalayak, sebagaimana dikutip al-Jazeera, Senin (29/4/2019).

“Anda memiliki orang-orang yang ingin memotong Arab Saudi… Saya tidak ingin kehilangan mereka,” lanjutnya.

Trump kemudian menceritakan bahwa belakangan ini dia telah menghubungi Raja Saudi Salman bin Abdulaziz  untuk  meminta lebih banyak uang dari negara kaya minyak itu sebagai imbalan atas layanan pertahanan yang diberikan oleh AS untuk Saudi.

“Kami kehilangan 4,5 miliar Dolar pada sebuah negara untuk membela mereka, dan mereka kaya,” seru Trump.

“Jadi saya memanggil mereka. Saya berkata: dengarkan, tidak baik. Mereka dalam keadaan terkejut karena mereka tidak pernah mendapat panggilan seperti ini dalam 25 tahun, kan,” imbuhnya ketika khalayak bersorak sorai.

Trump melanjutkan, “Saya katakan kita kehilangan $ 4,5 miliar setiap tahun, kita tidak bisa melakukan ini lagi. Ini gila. Dia (Raja Salman) menjadi sangat kesal, marah, dan mengatakan ini tidak adil. Saya katakan, tentu saja ini adil. Dia bilang kami akan memberi Anda $ 500 juta lebih … Saya bilang saya ingin lebih. Kami berdebat. Jadi mereka membayar kami lebih dari $ 500 juta untuk satu panggilan telepon, saya butuh satu panggilan.”

Trump juga menyebutkan bahwa Raja Salman kemudian bertanya kepadanya mengapa dia melakukan penggilan telefon, mengingat “tidak ada yang membuat panggilan seperti itu”.

“Itu karena mereka bodoh!” lanjut Trump.

Pernyataan Trump secara blak-blakan ini mengundang kecaman dan kemarahan para netizen Arab Saudi sehingga mereka memperlihatkan sikap penolakan atas penghinaan itu dengan membuat tagar berbahasa Arab dengan arti “Trump menghina Salman” dan “Trump menghina Saudi”. (mm/aljazeera/mayadeen/nytimes)

 

DISKUSI: