Wow, Begini Kehancuran Akibat Gempuran Rudal Hamas

0
387

TelAviv, LiputanIslam.com – “Apa yang terjadi ini sangat berbahaya, merupakan serangan langsung terhadap sebuah bangunan di utara Tel Aviv. Hamas telah menembakkan rudal buatannya dari posisi-posisinya di kawasan Rafah. Kami memandang Hamas bertanggungjawab atas segala yang terjadi di Jalur Gaza,” demikian militer Israel mengungkapkan keterpukulannya oleh dampak serangan rudal yang menerjang wilayah kedalaman Israel alias Palestina pendudukan 1948, yang dikabarkan telah menjatuhkan sedikitnya 7 korban luka pada dini hari Senin (25/3/2019) waktu setempat.

Media Israel menyebutkan bahwa telah terjadi ledakan besar di utara Tel Aviv yang menghancurkan dua bangunan tempat tinggal di komplek Mashmirat di kawasan Sharoun.

Dalam beberapa foto yang beredar terlihat bangunan rumah luluh lantak, dan disebutkan bahwa pemandangan mengerikan bagi orang Israel itu terjadi setelah sirine dipekikkan dan sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) kebanggaan Israel gagal mencegat masuknya rudal yang melesat dari Jalur Gaza.

Media dan para pakar militer Israel menyatakan bahwa rudal itu membawa “sidik jari” Brigade Ezzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas, dan bahwa itu adalah rudal jenis J80 yang pernah digunakan Hamas dalam perang melawan Israel pada tahun 2014.

Apa Itu Rudal J80?

Rudal J80 atau “Jaabari 80” adalah rudal milik Brigade Ezzeddin al-Qassam yang dibuat sepenuhnya di wilayah Jalur Gaza, dan pernah digunakan untuk melawan agresi Israel terhadap Gaza dalam perang yang berkobar pada bulan Juli 2014.

Menurut sayap militer Hamas itu, rudal itu dinamai “Jaabari” yang merupakan nama belakang wakil komandan umum Brigade al-Qassam, Ahmad al-Jaabari, yang telah gugur diterjang serangan jet tempur Israel pada 14 November 2012 dalam perang kedua di Jalur Gaza. Dengan demikian “J” adalah inisial al-Jaabari.  Sedangkan angka 80 mengacu pada jarak tempuhnya, 80 kilometer.

Rudal ini membawa hulu ledak seberat 125 kilogram, dan dilengkapi dengan teknologi khusus untuk mengecoh sistem Kubah Besi sehingga, setidaknya kali ini, dapat dengan mudah menjangkau utara Tel Aviv tanpa tercegat sama sekali oleh rudal Kubah Besi.

Para pakar militer Israel mengatakan bahwa J80 melesat bukan dengan gerakan yang teratur, melainkan bergelombang, dan dilengkapi teknologi khusus yang membuatnya dapat berkelit dari rudal Kubah Besi. Brigade al-Qassam belakangan menghasilkan generasi baru rudal ini dengan nama “J90”. (mm/arabicpost)

DISKUSI: