Wow, Ayatullah Khamenei Doakan Jenderal Soleimani Mati Syahid

0
213

Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menganugerahi komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayjen Qasem Soleimani, lencana medali penghargaan “Zolfaghar” yang merupakan tanda kepangkatan tertinggi di negara republik Islam ini, Senin (11/3/2019).

Dalam kata sambutannya pada upara penganugerahan tersebut, Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa jihad di jalan Allah SWT tak terbalaskan dengan penghargaan-penghargaan dunia. Hal ini dia jelaskan sembari mengutip firman Allah SWT dalam al-Quran al-Karim surat al-Taubah [11] ayat 111 :

إِنَّ اللهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِینَ أَنفُسَهُمْ وَ أَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ یُقَاتِلُونَ فِی سَبِیلِ اللهِ فَیَقْتُلُونَ وَ یُقْتَلُون.

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh.

Dia mengatakan, “Hal-hal yang kita miliki, baik ekspresi penghargaan secara bahasa maupun tindakan melalui lencana ataupun pangkat yang kita berikan, adalah sesuatu yang dapat kita tinjau melalui perhitungan-perhitungan materi untuk dunia namun bukanlah sesuatu yang patut disebut jika ditinjau dengan perhitungan maknawiyah dan ilahiah.”

Dia kemudian mengatakan kepada para perwira Iran yang hadir, “Segala puji bagi Allah SWT, Anda semua telah berusaha mewujudkan heroisme ini. Segala puji bagi Allah SWT, saudara kita yang sangat mulia, Tuan Soleimani, telah banyak mempertaruhkan nyawanya dalam menghadapi serangan musuh, dan telah berjihad di jalan Allah, karena Allah, dan dengan ikhlas kepada Allah.”

Ayatullah Khamenei kemudian mendoakan Jenderal Soleimani pada akhirnya meraih anugerah kesyahidan yang merupakan puncak harapan bagi setiap pejuang di jalan Allah.

“Insya Allah, semoga Dia memberinya pahala, menganugerahinya kehidupan yang bahagia yang ujungnya adalah kesyahidan, namun tentu bukan sekarang, sebab Republik Islam masih memerlukannya untuk masa bertahun-tahun, tapi pada akhirnya akan meraih kesyahidan, insya Allah. Semoga Allah memberkahi Anda,” ungkapnya.

Jenderal Soleimani adalah komandan Pasukan Quds dari pasukan elit Iran yang bernama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan tersohor sebagai salah satu satu komandan militer paling berpengaruh di dunia.

Majalah Foreign Policy yang berbasis di Washington belum lama ini menempatkan nama Soleimani di  urutan teratas daftar Pemikir Global 2019 di bidang pertahanan dan keamanan, yang disusul oleh Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen.

Sebuah tulisan singkat tentang komandan senior Iran ini telah menggambarkannya sebagai “wajah publik tanggapan Iran terhadap ancaman Presiden AS Donald Trump.”

Jenderal Soleimani juga menjadi sorotan media dunia pada Juli lalu ketika dia memberikan reaksi sengit terhadap ancaman militer Trump terhadap Iran.

Solemani juga dikenal sebagai ahli strategi dan penasihat dalam operasi mliter kontra-terorisme terhadap kelompok-kelompok teroris takfiri di Suriah dan Irak. Dia memimpin para penasihat militer Iran yang mendukung tentara Suriah dan Irak dalam pemberantasan terorisme.

Jenderal Soleimani juga kerap terjun ke lapangan untuk mengawasi tahap demi tahap yang menentukan dalam operasi penumpasan ISIS, kelompok teroris yang pada akhir 2017 kehilangan semua wilayah yang direbutnya di Irak dan Suriah.

Doa Ayatullah Khamenei agar jenderal itu mati syahid menjadi satu lagi pertanda bahwa Iran tak dapat digertak oleh kubu imperialis dunia dengan ancaman militer, perang, dan kematian.  (mm/alalam/presstv)

DISKUSI: