Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

WHO: Korban Tewas Selama “Badai Mematikan” di Yaman 1250 Orang

Published 02/05/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

yamanJenewa, LiputanIslam.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis data baru korban meninggal yang jatuh dalam enam minggu serangan udara Arab Saudi dan sekutunya ke negara Arab termiskin Yaman. Bersamaan dengan ini sebuah lembaga swadaya masyarakat Yaman yang menamakan dirinya Koalisi Sipil Pelacak Kejahatan Saudi Dalam Agresi ke Yaman merilis data yang menggidikkan, terutama mengenai tempat-tempat yang menjadi sasaran serangan.

Seperti dilansir AFP Jumat (1/4), dalam data baru WHO disebutkan jumlah korban terbunuh sebanyak sekitar 1250 orang,  korban luka 5044 orang, dan pengungsi lebih dari 7500,000 kepala keluarga, sementara  kondisi kemanusiaan, terutama di Taiz, sangat krisis.
WHO menyatakan data itu didapat berdasarkan laporan –laporan pihak kesehatan di Yaman.

Jumlah yang sesungguhnya diperkirakan lebih besar karena ada korban yang bahkan tidak dilarikan ke rumah sakit.
WHO juga mencatat kejadian serangan udara Saudi terhadap rumah sakit al-Tsaurah di kota Taiz pada 26 April lalu yang menyebabkan 19 orang terbunuh dan 91 lainnya luka-luka.

Dilaporkan pula bahwa jalur yang menghubungkan Sanaa ke provinsi Aden, Taiz, Dhali’ dan Lahij semakin sulit diakses, sementara obat-obatan, tenaga medis dan air bersih sangat langka di berbagai kawasan yang diterjang kekerasan. Kondisi ini diperparah dengan terputusnya aliran listrik dan kelangkaan bahan bakar sehingga menambah kesulitan bagi pengiriman bantuan kesehatan darurat bagi rumah sakit dan ambulan.

WHO juga mengingatkan bahaya merebaknya penyakit gangguan pernapasan, diare berat dan malaria.

Data Lembaga Koalisi Sipil Yaman

Data yang dirilis WHO mengenai jumlah korban tewas dan luka tak jauh beda dengan data yang dirilis oleh sebuah lembaga yang menamakan dirinya Koalisi Sipil Pelacak Kejahatan Saudi Dalam Agresi ke Yaman yang menyebutkan jumlah korban meninggal sebanyak 1300 orang. Namun lembaga ini menekankan bahwa sepertiga dari jumlah itu adalah anak kecil.

Secara lebih detail lembaga ini menyebutkan korban tewas 1300 orang yang meliputi 435 anak kecil, 327 perempuan, dua wartawan, 17 pengungsi yang tujuh di antaranya anak kecil, 1 ibu hamil, dan empat petugas Palang Merah, sementara korban luka 3365 orang.

Sedangkan tempat-tempat yang menjadi sasaran serangan menurut lembaga Koalisi Sipil ialah: 75 unit rumah, 35 sekolah, 26 rumah sakit dan klinik, 25 masjid, 36 bangunan milik negara, 85 pusat pendidikan, 10 gedung olah raga, 180 jembatan, 70 toko dan supermarket, 5 lumbung, 60 stasiun pengisian bahan bakar minyak, 3 istana kepresidenan, 8 pusat pengadilan, 12 proyek pengairan dan komunikasi di Sa’dah dan Hajjah, 14 peternakan, 15 gedung kedutaan besar, 10 bandara, 10 lokasi peninggalan sejarah, 1200 unit kendaraan, 20 unit truk pembawa bahan makanan, dan 35 truk tangki.

Sementara itu, unjuk rasa akbar rakyat Yaman kembali digelar di Sanaa, ibu kota negara ini, dan berbagai kota dan daerah lainnya untuk menandai kutukan dan kemarahan rakyat negara ini terhadap keganasan Saudi dan sekutunya terhadap Yaman yang sudah berjalan selama 33 hari.

Seperti diketahui, Saudi dan sembilan negara sekutunya, termasuk anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC), kecuali Oman, telah melancarkan serangan udara ke Yaman sejak 26 Maret lalu. Serangan itu berlanjut meskipun serangan bersandi Badai Mematikan itu dinyatakan berhenti pada pekan lalu.

Saudi menyerang Yaman dengan dalih demi memulihkan pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yang jatuh akibat revolusi rakyat yang digerakkan oleh gerakan Ansarullah atau yang lebih dikenal dengan kelompok Houthi. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account