Sanaa, LiputanIslam.com – Militer Yaman kubu Ansarullah menunjukkan rekaman video serangannya terhadap sebuah kapal di Laut Merah dengan dua perahu nirawak hingga kapal itu tenggelam.
Rekaman video itu diposting oleh juru bicara militer Yaman, Brigjen Yahya Saree, di akunnya di platform X pada Rabu malam (19/6).
Video itu merekam detik-detik kapal Tutor menjadi sasaran dua perahu nirawak secara beruntun, menurut keterangan Saree.
Angkatan Laut Inggris dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam mengumumkan kapal kargo Tutor tenggelam di Laut Merah setelah menjadi sasaran pesawat nirawak (drone) pasukan Ansarullah pada 12 Juni.
Pasukan Yaman sendiri menyatakan, “Kapal milik perusahaan pemiliknya (Yunani) ini diserang setelah melanggar larangan masuk ke pelabuhan Haifa yang diduduki. Kapal itu mematikan International Identification Device (AIS) selama melintas di Laut Merah.”
ابوك يالجيد والقارح 🤩🔥
مشاهد من استهداف سفينة توتور بزورق يمني مسير pic.twitter.com/A9BfXWP7dw
— ابوعلي القاسمي (@MaqYemen) June 19, 2024
Pasukan menyerukan kepada semua perusahaan pelayaran untuk menanggapi peringatannya dengan serius, dan karena itu mereka juga menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan itu bertanggung jawab penuh atas keselamatan kapal dan awaknya.
Sebagai bentuk aksi “ solidaritas dengan Jalur Gaza,” yang diperangi habis-habisan oleh Israel yang didukung AS sejak 7 Oktober 2023, pasukan Yaman kerap melancarkan serangan rudal dan drone terhadap kapal-kapal kargo Israel atau yang terkait dengannya di Laut Merah.
Sejak awal tahun ini, koalisi pimpinan AS telah melancarkan serangan yang disebutnya menyasar lokasi-lokasi pasukan Ansarullah di berbagai wilayah di Yaman, sebagai tanggapan atas serangan mereka di Laut Merah, dan pasukan Yamanpun membalasnya dari waktu ke waktu.
Ketika Washington dan London melakukan intervensi dan ketegangan meningkat pada bulan Januari, pasukan Yaman mengumumkan pihaknya menganggap semua kapal AS dan Inggris sebagai target operasi militernya. (mm/raialyoum)