Teheran, LiputanIslam.com – Pasukan Iran mulai melancarkan gelombang pertama serangan rudal terhadap Israel bersandi “True Promise 3” (Janji Nyata 3) pada dini hari Sabtu (14/6) sebagai balasan atas serangan udara masif Israel ke wilayah Iran pada dini hari Jumat.
Israel mengumumkan pengaktifan sirene di kawasan luas Palestina pendudukan setelah Iran melepaskan badai serangan rudalnya.
Badan penyiaran Israel mengumumkan pantauannya terhadap sekira 100 rudal dari Iran ke wilayah Palestina pendudukan.
توثيق لإصابة أحد الصواريخ الإيرانية مبنىً في "تل أبيب". #الميادين#الوعد_الصادق_٣ pic.twitter.com/QZsU0abwOq
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) June 13, 2025
Beberapa penggalan video yang beredar memperlihatkan rentetan bola api rudal Iran di angkasa Israel dan kemudian menghantam daratan hingga terjadi ledakan-ledakan dan kepulan asap di pusat kota Tel Aviv. Beberapa video dan foto juga memperlihatkan kehancuran gedung, sementara penduduk Gaza bertakbir dan bersuka ria memandang bola-bola api rudal Iran di angkasa malam.
#بالفيديو | الاحتلال الإسرائيلي يفشل في اعتراض الصواريخ الإيرانية.#الميادين pic.twitter.com/C8yLl2NzXD
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) June 13, 2025
Beredar pula video rudal-rudal Iran melesat dari kapal selam sehingga terlihat menyeruak dari permukaan laut.
Gelombang serangan Iran terjadi setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran merilis sebuah pernyataan yang mengumumkan pelaksanaan True Promise 3.
“Menanggapi agresi terang-terangan yang dilancarkan oleh entitas Zionis teroris dan penjahat pembantai anak-anak pada pagi hari Jumat (13/6) terhadap berbagai wilayah Republik Islam Iran, yang mengakibatkan gugurnya sejumlah komandan tertinggi angkatan bersenjata, ilmuwan terkemuka, dan warga sipil tak berdosa, khususnya anak-anak, IRGC)—pasukan rakyat Iran untuk pertahanan dan serangan—melaksanakan Operasi True Promise 3,” bunyi pernyataan tersebut.
#شاهد | إصابات للصواريخ الإيرانية في "تل أبيب" #الميادين pic.twitter.com/IxuDsS2gvQ
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) June 13, 2025
IRGC menambahkan, “Operasi ini dimulai pada malam Hari Raya al-Ghadir dengan seruan ‘Ya Ali bin Abi Thalib’ dan tawakkal kepada Allah serta petunjuk bijaksana Pemimpin Besar Iran (Ayatullah Ali Khameneni) dan dukungan luas anak-anak bangsa Iran nan luhur. Dalam operasi ini, serangan presisi dan kuat disasarkan pada puluhan target, termasuk pusat-pusat militer dan pangkalan-pangkalan udara entitas Zionis di tanah-tanah pendudukan. Pengumuman mengenai rincian operasi ini akan diumumkan kepada publik Iran pada pernataan selanjutnya.”
صلية جديدة من الصواريخ الإيرانية تستهدف "تل أبيب" وصافرات الإنذار تدوي مجدداً في أنحاء عدة من فلسطين المحتلة.#الميادين #إيران pic.twitter.com/Lp4Tu4k1Z3
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) June 13, 2025
Sebelumnya, Ayatullah Khamenei telah merilis pesan keras terhadap Israel sebagai berikut;
Bismillahirrahmanirrahim.
Wahai bangsa Iran yang besar, Rezim Zionis pada dini hari ini telah membentangkan tangan kotor dan berlumur darahnya demi melakukan kejahatan di negeri kita tercinta, dan semakin menampakkan esensi kejinya dengan menyerang pusat-pusat permukiman. Rezim ini harus menanti hukuman berat.
Tangan perkasa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan membiarkan mereka, dengan izin Allah.
Akibat serangan musuh ini, beberapa komandan dan ilmuwan telah gugur syahid. Para penerus dan rekan mereka secepatnya menjalankan tugas-tugas mereka, insya Allah.
Dengan kejahatan ini, Rezim Zionis telah menyiapkan dirinya untuk menjalani nasib pahit dan menyakitkan, dan mereka pasti akan mendapatkannya.
Sayyid Ali Khamenei
13 Juni 2025
Kehancuran Besar
Komandan Polisi Distrik Tel Aviv mengonfirmasi bahwa apa yang terjadi terkait serangan serangan Iran merupakan peristiwa besar yang memengaruhi sejumlah besar lokasi, dan bahwa pasukan penyelamat tengah berupaya menjangkau para tahanan.https://twitter.com/i/status/1933597314804805813
Dia mengatakan bahwa pasukan penyelamat tengah berupaya menjangkau para tahanan di dalam tempat penampungan tertutup.
Dia menambahkan bahwa area tersebut terkena beberapa jenis rudal, dan beberapa bangunan runtuh dan beberapa lainnya hancur seluruh lantainya.
Channel 13 Israel melaporkan “kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya” terjadi di wilayah Tel Aviv yang lebih luas, dengan puluhan bangunan dan kendaraan yang rusak akibat terjangan rudal Iran atau pecahan rudal pencegat.
Menurut media Israel, sembilan wilayah di Israel menjadi sasaran rudal balistik Iran.
Gambar yang disiarkan oleh media Israel dan Palestina menunjukkan asap tebal mengepul dari jantung kota Tel Aviv, sementara sirene serangan udara berbunyi di sebagian besar wilayah negara itu, termasuk Yerusalem, Haifa, dan Beersheba, di tengah kepanikan publik.
Polisi Israel mengonfirmasi bahwa mereka sedang menangani “beberapa lokasi” tempat roket dan pecahan peluru jatuh, sementara tentara Israel meminta penduduk untuk tetap berada di tempat perlindungan dan tidak meninggalkannya sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
(mm/alalam/raialyoum/almayadeen)