Gaza, LiputanIslam.com – Faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza melanjutkan operasinya di berbagai medan pertempuran, pada hari ke-238 Perang Badai Al-Aqsa, bersamaan dengan penarikan tentara pendudukan dari Jabalia, Jalur Gaza utara, yang dilakukan akibat keteteran menghadapi perlawanan para pejuang.
Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, pada hari Jumat (31/5), mengumumkan pihaknya telah menembak dua tentara Israel di sekitar Bundaran Sheikh Zayed, Jalur Gaza utara.
Media militer Brigade Al-Qassam menerbitkan rekaman-rekaman audio visual yang mendokumentasikan serangan mereka terhadap tentara dan kendaraan pasukan pendudukan, termasuk dengan tembakan mortir di zona pertempuran di kota Rafah, Jalur Gaza selatan.
Bersamaan dengan ini, Brigade Al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam Palestina, menyatakan para pejuangnya berhasil membunuh dan melukai anggota pasukan khusus Israel di sekitar Masjid Imam Ali, di tengah Jalan Al-Ajarima di Kamp Jabalia, Jalur Gaza utara.
كتائب #القسام تنشر مشاهد استهداف جنود وآليات الاحتلال ودك تحشداته بقذائف الهاون في محاور التقدم بمدينة #رفح جنوب قطاع #غزة #فلسطين_المحتلة pic.twitter.com/zywF0AmTP1
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) May 31, 2024
Brigade Al-Quds mengumumkan bahwa dengan peluru mortir pihaknya telah menggempur kendaraan tentara Zionis yang menembus bagian barat kota Rafah di mana tempat mereka juga menghancurkannya kumpulan kendaraan pendudukan dan tentara yang menyerbu sekitar Gerbang Salah al-Din, di selatan kota itu.
Di tempat yang sama, Brigade Al-Aqsa, mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kumpulan tentara dan kendaraan Israel , dengan rentetan tembakan mortir secara rutin.
#شاهد | كتائب شهداء الأقصى تعرض مشاهد عن قصفها قوات الاحتلال الإسرائيلي المتمركزة في محور "نتساريم" بصواريخ قصيرة المدى وقذائف الهاون. #طوفان_الأقصى pic.twitter.com/CVrdxH7ixe
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) May 31, 2024
Brigade Al-Aqsa juga mengumumkan para pejuangnya telah menghancurkan pasukan Israel yang ditempatkan di pusat kamp pengungsi Jabalia, di Jalur Gaza utara, dengan rentetan mortir.
Faksi pejuang ini merilis rekaman video yang mendokumentasikan pemboman pasukan pendudukan yang ditempatkan di poros Netzarim , Jalur Gaza selatan, dengan roket jarak pendek dan mortir.
Brigade Mujahidin, sayap militer Gerakan Mujahidin, menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan mortir terhadap posisi-posisi kendaraan pendudukan di daerah Al-Abd Jabr, sebelah barat Gerbang Salah al-Din di kota Rafah.
Brigade Perlawanan Nasional, pasukan Syahid Omar Al-Qasim, sayap militer Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (PFLP), mengaku telah melancarkan gempuran mortir terhadap pasukan pendudukan yang menembus sebelah barat bundaran Zoroub di kota Rafah.
Di pihak lain, Israel menyatakan sebanyak 3.657 tentaranya terluka sejak awal Badai Al-Aqsa, dan mantan Menteri Kehakiman Israel, Haim Ramon, mengkritik kabinet perang dan staf militer Israel, yang disebutnya “gagal total” dalam upaya mencapai tujuan perang selama sekitar 8 bulan.
Di sebuah artikel di surat kabar Israel Maariv, Ramon menyatakan, “Hamas masih berdiri tegak di setiap daerah Jalur Gaza di mana tentara Israel mundur.”
Menurutnya, Jabalia membuktikan hal tersebut. Dia menjelaskan bahwa ketika tentara Israel mengaku berhasil membongkar kemampuan formasi militer Hamas di Jalur Gaza utara dalam serangan pertamanya di sana, tentara Israel dalam serangan kedua malah dikejutkan oleh jumlah pejuang Hamas yang masih bertahan di sana, dan oleh besarnya serangan mereka. (mm/raialyoum)