Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon merilis rekaman video operasi serangan terbarunya, yang menyasar situs militer Israel pada hari Senin (13/5).
Media militer Hizbullah menyebutkan bahwa video itu merupakan rekaman “adegan dari operasi serangan kubu resistensi Islam terhadap situs Al-Jardah milik tentara musuh Israel, di perbatasan Lebanon-Palestina.”
Klip video tersebut memperlihatkan detik-detik rudal menghantam tank dan gedung yang menjadi target serangan.
#الإعلام_الحربي في #المقاومة_الإسلامية ينشر مشاهد من عملية استهداف المقاومة دبابة ميركافا في ثكنة يفتاح التابعة لـ "جيش" الاحتلال الإسرائيلي شمال فلسطين المحتلة.
#لبنان
#الميادين_لبنان pic.twitter.com/qGNUoJTXLi
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) May 13, 2024
Hizbullah merilis beberapa pernyataan tentang operasi yang mereka lakukan terhadap tentara Israel, salah satunya menyatakan bahwa serangan itu telah menewaskan dan melukai sejumlah tentara Zionis Israel, dan dilakukan demi mendukung keteguhan rakyat Palestina menyokong resistensi mereka terhadap Israel di Jalur Gaza.
#بالفيديو | مشاهد من عملية استهداف المقاومة الإسلامية موقع الجرداح التابع لـ "جيش" العدو الإسرائيلي عند الحدود اللبنانية الفلسطينية.#الميادين_لبنان #لبنان pic.twitter.com/FQ3d88ndPo
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) May 13, 2024
Hizbullah terus melancarkan operasi serangan terhadap Israel sejak Hamas melancarkan Operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, yang disusul perang dahsyat di Jalur Gaza.
Hizbullah menegaskan bahwa pihaknya melakukan operasi militer demikian “demi mendukung Gaza” dan untuk menciptakan “front dukungan” melawan tentara Israel. Mereka juga menekankan bahwa penghentian operasinya “bergantung pada penghentian agresi terhadap Jalur Gaza .” (mm/raialyoum)