Untuk Ketiga Kalinya, Netanyahu Tunda Kunjungan ke UEA dan Bahrain

0
172

Teheran, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menunda jadwal kunjungannya ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain karena rezim  ilegal Zionis penjajah Palestina itu sedang memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran inveksi virus corona (Covid-19).

Reuters mengutip keterangan pejabat UEA dan Israel bahwa kunjungan yang dijadwalkan minggu depan ditunda ke kemudian hari.

Penundangan ini tercatat sebagai yang ketiga kalinya untuk rencana safari Netanyahu ke beberapa negara Arab di Teluk Persia beberapa hari sebelum tanggal yang dijadwalkan.

Dilaporklan pula bahwa dalam beberapa pekan terakhir telah dilakukan kontak antara kantor Netanyahu dan pejabat senior UEA dan Bahrain untuk mengoordinasikan tanggal baru untuk menggantikan jadwal yang ditetapkan sebelumnya, yaitu minggu pertama Januari mendatang.

Media Israel saat itu menyebutkan bahwa pada tanggal 13 Desember Netanyahu menunda kunjungan ke dua negara Arab Teluk itu, yang dijadwalkan pada tanggal 20 Desember, akibat “perkembangan di kancah Israel”, dan penundaan itu merupakan yang kedua kalinya.

UEA dan Bahrain telah menormalisasi hubungan dengan Israel dengan mediasi Amerika Serikat sejak beberapa bulan lalu. Langkah dua negara Arab Teluk ini kemudian diikuti oleh dua negara Arab lain, yaitu Sudan dan Maroko. Arab Saudi juga disebut-sebut akan melakukan hal yang sama, namun belum jelas kapan waktunya. (mm/rta).

Baca juga:

Jerussalem Post Laporkan Kapan Saudi akan Umumkan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Iran Ingatkan Normalisasi Saudi-Israel hanya akan Mengusik Keamanan Saudi sendiri

DISKUSI: