Karbala, LiputanIslam.com – Muktamar Internasional Panggilan Al-Aqsa yang ke-3 telah diselenggarakan di Karbala, Irak, dan berakhir pada hari Selasa (13/8), dengan partisipasi luas dari para pemimpin dan tokoh terkemuka Muslim dari Palestina dan sejumlah negara dunia
Para peserta muktamar tentang Palestina ini dalam pernyataan terakhirnya menegaskan: “Kami menyatakan solidaritas kami kepada masyarakat Gaza yang telah 10 bulan teguh melawan agresi Israel, yang mendapat dukungan militer, politik, media dan ekonomi dari rezim-rezim arogan.”
Mereka menekankan keharusan kontinyuitas mendukung bangsa Palestina di segala lini.
“Kami sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah mendukung dan terus mendukungnya,”ungkap mereka.
Para peserta muktamar di Karbala juga menyatakan, “Kami mengapresiasi dukungan resmi dan rakyat Irak kepada Jalur Gaza selama berlangsungnya Perang Badai Al-Aqsa, dan terlebih visi otoritas keagamaan dengan berbagai mazhabnya, serta pernyataan-pernyataan penting Yang Mulia Marji’ Agung Sayid Ali Al-Sistani dalam mendukung bangsa Palestina dan mengutuk kejahatan kaum Zionis.”
Sementara itu, di kawasan perbatasan antara Irak dan Suriah telah terjadi serangan roket terhadap pangkalan militer AS di ladang minyak Conico di bagian timur provinsi Deir Elzor, Suriah.
Sumber lapangan memastikan pemboman tersebut dilakukan dengan peluncur roket yang datang dari gurun Irak barat, dekat perbatasan Suriah.
Sumber-sumber anonim lokal mengatakan terdapat kepulan asap tebal di pangkalan pendudukan Amerika di ladang gas Conoco, dan terjadi penerbangan intensif pesawat-pesawat tempur AS di angkasa pedesaan Deir ez-Zor menyul serangan roket tersebut. (mm/alalam/raialyoum)