Ukraina Serukan Penghancuran Pabrik Drone dan Rudal Iran

0
186

Kyiv, LiputanIslam.com   Seorang pembantu presiden Ukraina terkemuka menyerukan “likuidasi” pabrik-pabrik Iran yang membuat drone dan rudal, serta penangkapan pemasoknya, karena Kyiv menuduh Teheran berencana memasok lebih banyak senjata ke Rusia.

Pembantu presiden Ukraina Mykhailo Podolyak di Twitter, Sabtu (24/12), menuding Iran “secara terang-terangan mempermalukan institusi sanksi internasional”, dan kemudian menyerukan penghancuran pabrik senjata Iran sebagai tanggapan.

Kyiv menuduh Teheran memasok 1.700 unit drone Shahed-136 ke Moskow, yang katanya telah digunakan untuk mencapai sasaran di Ukraina sejak September. Iran membantah tuduhan itu.

Kepala spionase Ukraina mengatakan dalam sebuah wawancara yang dirilis pada hari Jumat lalu bahwa Rusia telah meluncurkan sekitar 540 drone ke sasaran militer dan energi di Ukraina.

Sementara itu, di hari yang sama, Kemhan Rusia mengumumkan bahwa tentara negara ini telah menghancurkan sekitar 400 sistem rudal darat-ke-udara Ukraina sejak perang dimulai pada 10 bulan lalu.

Juru bicara Kemhan Rusia Igor Konashenkov merinci bahwa angkatan bersenjata Rusia telah menghancurkan “352 pesawat tempur, 192 helikopter, 2.719 pesawat nirawak, 399 sistem rudal darat-ke-udara,” sejak 24 Februari.

Selain itu, Konashenkov mengatakan “7.222 tank dan kendaraan lapis baja tempur lainnya, 936 peluncur roket ganda, 3.704 senjata dan mortir artileri medan, dan juga 7.737 kendaraan bermotor militer khusus,” telah dilenyapkan oleh pasukan Rusia.

Dia menambahkan, “Kemampuan pertahanan udara Rusia telah menembak jatuh helikopter Mi-8 Angkatan Udara Ukraina di area pemukiman Kirovo di Republik Rakyat Donetsk.”

Sehari sebelumnya, Kremlin menyatakan bahwa pasukan Rusia telah berhasil membuat kemajuan yang signifikan menuju “demiliterisasi” Ukraina, salah satu tujuan yang ditetapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam invasi militer ke Ukraina. (mm/reuters/presstv)

Baca juga:

Perkembangan Hubungan Militer Rusia-Iran Bikin AS dan Israel Ketar-Ketir

Jenderal Mousavi: Israel Sadar Takkan Sanggup Menghadapi Balasan Iran

DISKUSI: