Twitter Hapus Ribuan Akun Palsu dari Negara-Negara Arab

0
392

SanFrancisco, LiputanIslam.com –  Raksasa media sosial Twitter menghapus akun-akun palsu yang menyuarakan pesan-pesan kritis di Iran, Qatar, dan Turki.

Twitter telah menghapus ribuan akun yang terhubung ke Mesir, Arab Saudi dan beberapa negara lain karena mengambil arahan dari pemerintah ataupun mempromosikan konten pro-pemerintah.

Dalam sebuah posting di platformnya pada Kamis lalu (2/4/2020) Twitter mengaku telah memberangus 2.541 akun di jaringan El Fagr yang berbasis di Mesir karena menciptakan “akun tidak autentik untuk menyuarakan pesan kristis tentang Iran, Qatar dan Turki”.

“Informasi yang kami peroleh secara eksternal menunjukkan bahwa akun-akun itu mengambil arahan dari pemerintah Mesir,” ungkap Twitter.

Twitter juga menghapus 5.350 akun yang terkait dengan Arab Saudi dan beroperasi di beberapa negara, termasuk Saudi sendiri, Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA). Ribuan akun itu memiliki konten memuji kepemimpinan Saudi dan kritis terhadap aktivitas Qatar dan Turki di Yaman.

Tindakan ini ditempuh Twitter sekira empat bulan setelah perusahaan media sosial ini menutup hampir 6.000 akun yang dianggap terkait dengan operasi informasi yang didukung pemerintah di Arab Saudi.

Pada 20 Desember tahun lalu, Twitter menyatakan akun-akun Saudi yang dihapus mengandung konten dan aktivitas yang menguntungkan otoritas Saudi, terutama melalui “suka agresif, me-retweet, dan membalas”.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir sejak Juni 2017 memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, memberlakukan blokade laut, darat dan udara terhadapnya, menuduhnya menyokong “terorisme”,  dan mengecamnya karena terlalu dekat dengan Iran. Qatar resisten terhadap semua tindakan itu dan menegaskan bahwa pemutusan hubungan itu tidak didikung alasan yang sah. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS: