Washington, LiputanIslam.com – Presiden AS Donald Trump memuji Iran karena telah menahan diri dari menembak jatuh pesawat militer berawak AS yang ada di samping pesawat nirawak AS yang ditembak jatuh oleh pasukan elit Iran Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Kamis lalu (20/6/2019).
Dilaporkan bahwa dalam pesawat berawak itu terdapart 38 orang ketika IRGC memutuskan untuk menembak jatuh sebuah pesawat nirawak pengintai AS yang melanggar wilayah udara Iran.
Baca: The Washington Post: Setelah Seminggu Tegang, Trump Bernada Bersahabat terhadap Iran
“Ada pesawat dengan 38 orang kemarin, apakah kamu melihat itu? Saya pikir itu cerita besar. Mereka melihatnya dan tidak menembak jatuh. Saya pikir mereka sangat bijaksana untuk tidak melakukan itu. Dan kami menghargai bahwa mereka tidak melakukan itu. Saya pikir itu adalah keputusan yang sangat bijaksana, “kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih, Sabtu (22/6/2019), seperti dikutip laman PressTV.
Baca: Iran Sebut akan Hadapi Semua Ancaman AS dengan Tegas
Namun demikian, Trump juga menegaskan bahwa AS akan tetap memberikan sanksi tambahan terhadap Iran dengan tujuan menghentikan negara ini dari “mengembangkan bom nuklir”. Dia juga memperingatkan bahwa opsi tindakan militer terhadap Teheran masih tersedia.
“Kami mengenakan sanksi tambahan. Mereka berjalan lambat dan, dalam beberapa kasus, cukup cepat, tetapi sanksi tambahan diberikan kepada Iran, “ungkapnya, tanpa merinci apa saja batasan baru pembatasan itu, menurut Russia Today. (mm/mehrnews)
Popular Tags
Dunia Islam – Berita Islam –Berita Dunia Islam – Konflik Timur Tengah – Timur Tengah Terkini – Berita Islam Terkini – Berita Internasional – Berita Timur Tengah – Berita Iran – Berita Iran Terkini – Iran Terkini – Iran vs AS – Amerika vs Iran – AS vs Iran – Berita Palestina – Berita Palestina Terbaru – Palestina Hari Ini – Palestina Terkini – Palestina Israel – Berita Turki – Turki Terkini – Berita Yaman – Perang Yaman – Perang Suriah– Berita Suriah – Berita Afghanistan – Berita Arab Saudi – Arab Saudi Terkini