Tragis, Sembilan Anak di Aghanistan Tewas Terkena Ledakan Peluru Mortir

0
255

Nangarhar, LiputanIslam.com –   Afghanistan kembali diguncang peristiwa tragis yang menjatuhkan korban warga sipil tak berdosa. Sedikitnya sembilan anak tewas dan empat lainnya menderita luka terkena ledakan di Afghanistan timur dekat perbatasan dengan Pakistan, kata pejabat setempat.

Ledakan itu terjadi pada hari Senin Senin (10/1) ketika sebuah gerobak penjual makanan menghantam sebuah peluru mortir tua yang belum meledak di desa Baiganan, distrik Lalopar, menurut sebuah pernyataan dari kantor gubernur provinsi Nangarhar.

Disebutkan bahwa anak-anak yang terluka dilarikan ke rumah sakit regional di ibu kota provinsi Jalalabad untuk mendapat perawatan.

Belum keterangan lebih lanjut mengenai tragedi tersebut.

Afghanistan adalah salah satu negara yang paling rawan ranjau darat dan persenjataan lainnya yang ditinggalkan oleh konflik yang melanda negara ini selama beberapa dekade, dan korban yang jatuh sering kali anak kecil ketika ada ranjau atau bom meledak.

Kelompok teroris ISIS Khorasan (ISKP /ISIS-K) mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan berdarah di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih negara itu pada pertengahan Agustus 2020, termasuk di Nangarhar, salah satu kawasan yang paling sering menjadi target.

ISIS telah beroperasi di Afghanistan sejak  tahun 2014, dan melancarkan serangan-serangan brutal dengan korban yang sebagian besar di antaranya adalah Muslim Syiah. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Menlu Taliban Berkunjung ke Iran, Bahas Pemberantasan ISIS

DISKUSI: