Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Tragis, 120 Jenazah Migran Ditemukan di Libya

Published 01/08/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

jenazah migran di libyaTripoli, LiputanIslam.com – Dalam satu bulan terakhir telah ditemukan sebanyak lebih dari 120 jenazah migran yang tenggelam ketika berusaha menyeberang ke Eropa di Laut Mediterania, Demikian dikatakan wali kota Sabratha , Libya, Hussein Thwadi, Minggu (31/7/2016), seperti dilaporkan Reuters dari Tripoli, ibu kota Libya.

Sabratha menjelaskan bahwa setiap hari selalu ada jenazah yang terdampar ke wilayah Libya, dan dalam satu pekan lalu saja sebanyak 53 jenazah telah ditemukan di laut.
Libya selama ini menjadi negara yang kedatangan banyak migran yang mencoba merantau ke Eropa melalui jalur laut dengan kapal dan perahu yang tidak memenuhi standar keamanan , dan sejumlah besar mereka adalah warga yang mengungsi akibat perang, tekanan atau kemiskinan di Sub-Sahara Afrika.

Kekacauan situasi politik dan kecamuk perang di Libya menyediakan lapangan kerja bagi penyelundup dan pengelola jaringan perdagangan manusia, yang membawa para migran menyusuri gurun sahara menuju pantai.

Organisasi Migrasi Internasional (IOM) menyebutkan bahwa pada tahun ini diketahui lebih dari 3.000 orang migran telah kehilangan nyawa dalam usaha mereka menyeberangi Laut Mediterania, dan sekitar tiga dari setiap empat orang di antaranya hilang saat mencoba menjangkau Italia dari Afrika Utara, terutama Libya.

Menurut IOM, sejak pekan lalu hampir 90.000 orang migran telah menyeberangi Laut Mediterania menuju Italia, dan dibanding tahun sebelumnya jumlah itu naik sebesar 14 persen.

Pada musim semi kali ini kondisi laut tenang, dan lalu terjadi peningkatan jumlah migran yang ingin menyebrang dan banyak yang diangkut dengan perahu di garis pantai dekat Sabratha di barat Tripoli, ibu kota Libya.

Thwadi mengatakan, “Semua Pantai Sabratha terbuka. Ada para aparat yang berpatroli tapi mereka tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk menangani krisis ini… Pendatang gelap sebelumnya sudah ada, namun krisis ini terus memburuk dan memburuk akibat ketidakamanan dan kekurangan pihak berwenang negara ini.”

Dia menambahkan bahwa sebagian besar jenazah migran yang terdampar pada bulan ini berasal dari negara-negara Sub-Sahara Afrika, dan terdapat pula diantaranya 23 orang warga Tunisia. Relawan Bulan Sabit Merah bersama pejabat setempat telah memakamkan para korban itu di pemakaman khusus jenazah tanpa identitas di Sabratha.

Pemerintah yang didukung PBB dan berusaha memperkuat posisinya di Tripoli mengatakan bahwa penanggulangan migrasi menjadi salah satu prioritas mereka. Tapi di saat yang sama pemerintah menghadapi banyak kendala keamanan dan ekonomi yang serba rumit, dan di dalam negeri masih menghadapi perlawanan politik.

Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) memperkirakan tahun ini akan menjadi tahun yang paling mematikan dalam krisis pengungsian. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account