Tiruan Kapal Induknya Dihancurkan dalam Latihan Perang Iran, Begini Kecaman Militer AS

0
271

Washington, LiputanIslam.com – Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengecam latihan perang Iran yang digelar di sepanjang jalur perairan Teluk Persia dan Selat Hormuz, dan mengaku sedang memantau mereka dengan cermat.

Militer AS menyebut latihan perang Iran itu sebagai upaya “untuk mengintimidasi dan memaksa”, tanpa menjelaskan siapa yang hendak diintimidasi dan untuk apa.

“Kami menyadari latihan Iran, yang melibatkan serangan ke tiruan kapal yang mirip dengan kapal induk tak bergerak… Kami selalu waspada terhadap jenis perilaku yang tidak bertanggung jawab dan gegabah Iran di sekitar jalur perairan internasional yang sibuk”, ungkap Juru bicara Armada Kelima AS Rebecca Rebarich dalam sebuah wawancara dengan AFP.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) merudal dan meledakkan tiruan kapal induk USS Nimitz dalam latihan tempur bersandi “Nabi Besar ke-14”, Selasa (28/7/2020).

Baca: [Video] Berlatih Perang Melawan AS, Pasukan Iran Hancurkan Kapal Induk Tiruan

Rebarich juga menyebutkan bahwa meskipun latihan perang IRGC itu dilakukan di dekat jalur perairan utama regional, termasuk Selat Hormuz, yang dilintasi sebagian besar pengiriman minyak global namun operasi kapal-kapal komersial belum terganggu, dan operasi koalisi maritim internasionalpun juga tidak terpengaruh.

AS mengkritik latihan perang Iran, padahal negara adidaya itu sendiri tak mengindahkan peringatan Teheran bahwa operasi maritim AS di kawasan Teluk Persia mengancam stabilitas kawasan.

AS berdalih bahwa keberadaan militernya di Teluk Persia bertujuan menjaga keamanan perdagangan maritim, sementara Iran juga bersikukuh bahwa negara-negara regional sendiri dapat menjaga keamanan dengan lebih baik daripada koalisi yang dipimpin AS.(mm/raialyoum/amn)

DISKUSI: