Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

The Guardian: Iran Tak akan Diam Terhadap Penindasan Trump

Published 09/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com –  Surat kabar The Guardian yang bermarkas di London, Inggris, Ahad (7/7/2019), memuat artikel Hossein Mousavian berjudul “Iran tidak mencari krisis ini terjadi, tetapi tidak akan tinggal diam terhadap penindasanTrump”.

Penulis menyebutkan bahwa keputusan Iran meningkatkan volume pengayaan uraniumnya merupakan reaksi yang tak terelakkan lagi atas keputusan AS yang terjadi belakangan, terutama setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menyatakan keluar dari perjanjian nuklir Iran yang dinamai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Baca: Rai Al-Youm: Iran Tak Seperti Sebagian Negara Arab yang Mudah Menyerah

Dia menjelaskan bahwa sanksi baru ekonomi dan politik AS tidak hanya menyasar berbagai sektor ekonomi Iran, tetapi juga entitas dan figur paling berpengaruh di negara ini, dan sanksi-sanksi ini telah secara efektif merusak upaya-upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis serta memiliki konsekuensi politik tidak hanya untuk Iran dan AS, melainkan juga bagi kawasan secara keseluruhan.

Mousavian yang merupakan mantan anggota tim perunding nuklir Iran mencatat bahwa kembalinya permusuhan antara Iran dan AS setelah periode détente di era Barack Obama adalah salah satu tantangan paling mendesak bagi perdamaian dan keamanan di Timur Tengah.

Baca: Iran Sebut Kemungkinan Pengayaan Uranium Hingga 20%

Mousavian menambahkan bahwa JCPOA merupakan salah satu perjanjian paling komprehensif dalam sejarah non-proliferasi nuklir di mana Iran telah menerima campur tangan yang paling transparan dan pembatasan ketat terhadap program nuklirnya.

Dia mencatat bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) baru-baru ini mengakui bahwa Iran sepenuhnya mematuhi syarat dan ketentuan JCPOA. Menurutnya, setelah komitmen kepada perjanjian nuklir itu Iran malah diganjar  dengan sanksi tambahan.

Baca: Lucu, AS Diam-Diam Minta Iran Tak Membalas Jika Diserang Sekedarnya

“Dia (Trump) memilih jalur berbahaya berupa kebijakan dan tindakan permusuhan, dan telah meningkatkan kemungkinan bencana konflik di Timur Tengah. Dia tampaknya menyadari bahwa konfrontasi militer dengan Iran akan menjadi bencana dalam segala cara yang memungkinkan. Tapi dia juga harus menyadari fakta bahwa Iran tidak akan pernah menyerah pada penindasan,” tulisnya.

Pada paragraf terakhir dia menuliskan, “Jika Trump benar-benar ingin menyelesaikan krisis yang tidak perlu dan dipaksakan sendiri ini maka dia perlu melakukan perubahan strategi yang cepat, krisis yang akan memungkinkan kedua negara menyelamatkan muka. Hanya dengan demikian diplomasi yang kredibel menjadi mungkin sekali lagi.” (mm/theguardian)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account