Terkepung Di Tepi Sungai Furat, ISIS Mati-Matian Pertahankan “Kekhalifahan”

0
198

Baghour, LiputanIslam.com – Kawanan teroris ISIS yang tersisa di Suriah terkepung di area kecil di tepi timur Sungai Efrat, namun masih mati-matian berusaha mempertahankan sisa “kekhalifahan” di Suriah timur dengan membendung gempuran milisi Pasukan Demokrasi Suriah (SDF).

SDF, Selasa (19/3/2019), mengumumkan keberhasilannya merebut dan mengendalikan kamp Bahgouz dan mengepung kantung-kantung kecil ISIS di dekat Sungai Furat di mana distrik Baghouz terletak di sisi timurnya.

SDF sudah enam bulan menggelar operasi militer untuk menggempur kubu terakhir ISIS di wilayah pedesaan timur Deir Al-Zour, dan diduga tak lama lagi akan mengumumkan tamatnya riwayat “kekhalifahan” yang pernah dideklarasikan ISIS  di banyak kawasan yang semula dikuasainya di Suriah dan Irak sejak tahun 2014.

Direktur pusat media SDF Mustafa Bali di halaman Twitter-nya, Selasa, menyebutkan bahwa SDF telah “mengambil alih kamp ISIS di Baghouz.” Kamp itu hanya berupa tenda-tenda acak yang ditinggalkan, serta puluhan mobil dan truk yang diparkir dengan kondisi beberapa di antaranya terbakar di kawasan sekitar distrik tersebut .

“Ini bukan deklarasi kemenangan, melainkan sebuah kemajuan signifikan dalam perang melawan ISIS… Pasukan kami telah maju dan menguasai ke kamp itu sepenuhnya,” ungkap Bali.

Tanpa  menyebutkan jumlah kawanan ISIS yang tersisa dia menjelaskan, “Konfrontasi berlanjut melawan sekelompok teroris Al-Qaeda yang tertahan di area kecil dalam pertempuran.”

Sejak 9 Februari lalu SDF melancarkan serangan ke kantung ISIS di Baghouz dalam sebuah operasi militer besar-besaran yang dimulai pada enam bulan lalu untuk menumpas kawanan teroris berfaham Salafi/Wahhabi itu dari kubu terakhirnya di pinggiran timur provinsi Deir Ezzor, Suriah timur.

Mengenai dampak operasi ini, SDF mencatat sebanyak lebih dari 66,000 orang telah keluar dari wilayah kantung ISIS itu sejak awal tahun ini, termasuk 37,000 warga sipil serta 5000 teroris dan sekitar 24,000 anggota keluarga mereka. SDF juga mengaku telah meringkus “520 teroris dalam beberapa operasi khusus”. (mm/raialyoum)

DISKUSI: