Tentara Yaman Merinci Operasi Militernya yang Sangat Menghebohkan di Najran, Saudi

0
101

Sanaa, LiputanIslam.com –  Juru bicara militer Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, menyatakan bahwa operasi militer bersandi “Pertolongan dari Allah” yang mereka lancarkan di kawasan Najran, Arab Saudi, mencakup sembilan serangan rudal dan menghasilkan ribuan tawanan perang.

“Operasi ini menyasar markas-markas dan pangkalan-pangkalan militer, termasuk bandara-bandara yang menjadi tempat lepas landas jet tempur (Saudi), dan Unit Pertahanan Udara (Yaman) telah memaksa helikopter dan jet tempur pasukan koalisi meninggalkan kawasan operasi,” ungkap Saree, Ahad (29/8/2019).

Dia menjelaskan bahwa operasi militer besar-besaran yang terjadi pada Sabtu lalu (28/9/2019) dilakukan setelah melalui proses pengintaian secara cermat yang berlangsung sekian bulan hingga kemudian dilancarkan dengan melibatkan berbagai satuan militer Yaman yang memulai serangan pendahuluan secara meluas dengan sasaran semua tempat konsentrasi pasukan lawan.

Menurutnya, Unit Pertahanan Udara Yaman berhasil mencegati unit-unit jet tempur dan helikopter lawan, dan di tahap awal operasi Pertolongan dari Allah ini Unit Rudal Yaman telah melancarkan sembilan operasi serangan rudal.

Baca: Operasi Militer Sukses Besar, Yaman Tawan Ribuan Antek Koalisi Saudi

“Unsur penyergapan terhadap musuh merupakan salah satu faktor terpenting keunggulan atas lawan dalam operasi ini, demikian pula unsur intelijen,” ujar Saree.

Dia menyebutkan bahwa Unit Drone Yaman juga turut andil besar dengan menggempur posisi-posisi pihak lawan yang dinilai berbahaya, dan dalam rangka ini mereka melancarkan sebanyak lebih dari 21 operasi serangan yang menjangkau kedalaman wilayah Saudi, termasuk posisi militer penting di Riyadh, ibu kota Saudi.

“Unit Pertahanan Udara telah memaksa musuh meninggalkan kawasan operasi, dan unit ini telah menggunakan sistem pertahanan udara baru, sementara Angkatan Bersenjata dalam jangka waktu 24 jam berhasil mempersulit pergerakan jet tempur musuh, dan menggempur pangkalan-pangkalan terpenting dan bandara-bandaranya dengan operasi-operasi gabungan Unit Drone dan Unit Rudal,” papar Saree.

Dia menambahkan, “Angkatan Bersenjata berhasil membebaskan 350 kilometer persegi pada tahap pertama operasi, termasuk posisi-posisi dan kamp-kamp militer serta jatuhnya tiga brigade pasukan musuh dengan semua perlengkapan dan senjata mereka.”

Dia menyebutkan bahwa korban tewas dan luka di pihak lawan mencapai lebih dari 500 pasukan, dan sebanyak ratusan tank dan kendaraan lapis baja serta jumlah besar senjata dan perlengkapan militer telah berhasil dirampas oleh pasukan Yaman.

Baca: Koalisi Saudi Halangi Evakuasi Jenazah Pasukannya di Najran

Dia juga mengatakan bahwa jet tempur pasukan koalisi telah menyerang pasukan bayaran Saudi yang kabur atau menyerah hingga jatuh banyak korban tewas dan luka, dan banyak jenazah masih bergelimpangan karena pasukan koalisi tidak memperkenankan kedatangan tim Palang Merah. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI: