Damaskus, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Suriah, bekerja sama dengan Angkatan Udara Rusia, menggempur markas, situs peluncuran drone, dan gudang-gudang senjata, amunisi, dan drone milik kawanan kawanan bersenjata di provinsi Idlib, hingga menewaskan dan melukai puluhan orang.
Dikutip kantor berita resmi Suriah, SANA, Kementerian Pertahanan Suriah dalam sebuah pernyataan Minggu (25/6), menegaskan,”Menanggapi serangan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris bersenjata selama beberapa hari terakhir di pedesaan Hama dan Lattakia, yang merenggut nyawa sejumlah warga sipil dan menyebabkan kerusakan material yang besar pada properti rakyat, Angkatan Bersenjata kami yang gagah berani, bekerja sama dengan Angkatan Udara Rusia, melakukan beberapa operasi khusus dan menggempur markas dan gudang teroris di provinsi Idlib serta lokasi peluncuran drone, menghancurkan markas tersebut beserta senjata, amunisi dan drone, dan membunuh puluhan teroris dan melukai beberapa lainnya.”
Kementerian itu menyebutkan bahwa orang-orang yang tewas antara lain adalah sejumlah gembong teroris, termasuk Abd al-Karim Abu Dawood al-Turkistani, Saif Allah Abu Abd al-Haq al-Turkistani, Mustafa Sheikh al-Sit, Abd al-Rahman Saadoun, Abu Karrar, Muhammad Saeed Nasuh, Radwan Ma’tarawi and Mahmoud Sheikh al-Hara.
Selama enam hari berturut-turut terjadi pengeboman tanpa henti di beberapa bagian barat laut Suriah, yang terletak di sepanjang perbatasan dengan Turki.
Damaskus dan Moskow selalu memastikan bahwa serangan mereka hanya menyasar kelompok-kelompok teroris, sejak setiap kali mereka melancarkan serangan selalu saja dikabarkan oleh pihak-pihak lawan mereka bahwa para korban yang jatuh adalah warga sipil, dan bahwa target yang diserang adalah tempat-tempat sipil seperti pasar dan tempat ibadah. (mm/alalam)