TelAviv, LiputanIslam.com – Tentara pendudukan Israel pada hari Senin (25/11) menyiarkan rekaman video amputasi kaki salah satu anggotanya yang terkena sergapan para pejuang perlawanan Palestina di kamp Jabalia di Jalur Gaza utara.
Dalam video itu terlihat seorang tentara Israel yang terluka dan bersembunyi di dalam kendaraan militer, dan kemudian dilakukan upaya keras untuk menariknya keluar saat dia mengalami pendarahan.
Di tengah kegelisahan dan kebingungan di kalangan tentara Israel, upaya pertolongan pertama dilakukan terhadap tentara yang terluka tersebut, dan dia kemudian ditandu ke helikopter militer yang mendarat di dekat lokasi.
Media Israel menyebut pertempuran di kamp Jabalia dan Beit Lahia di Jalur Gaza utara sebagai “berbahaya dan sulit.” Surat kabar Yedioth Ahronoth Kamis lalu menyatakan bahwa otoritas sensor militer sejauh ini mengumumkan tewasnya 29 tentara dalam pertempuran di Gaza utara, dan menyatakan bahwa 3 brigade milik Divisi 162 sedang bertempur di Jabalia.
Sejak dimulainya Perang Badai Al-Aqsa, tentara pendudukan mengumumkan terbunuhnya 804 perwira dan tentara, termasuk 378 orang tewas sejak dimulainya operasi darat di Jalur Gaza.
Tentara pendudukan juga mengumumkan bahwa 5.427 tentara terluka dengan kondisi 793 di antaranya parah.
Di lapangan, sayap militer Hamas Brigade al-Qassam pada hari Senin menyatakan pihaknya bertempur dengan pasukan Zionis yang terdiri dari 10 tentara di sebuah rumah. Al-Qassam melawan mereka dengan senapan mesin dan granat, dan berhasil mbunuh dan melukai mereka di dekat Masjid Taiba di tengah kota Beit Lahia , Jalur Gaza utara.
Brigade Al-Qassam juga menyebutkan bahwa tank Zionis Merkvah 4 menjadi sasaran peluru Al-Yassin 105 di Jalan Al-Hatabiya di pusat Beit Lahia, di Jalur Gaza utara.
Selain itu, Brigade Al-Qassam dan Brigade Al-Aqsa menggempur posisi komando dan kendali musuh di poros Netzarim dengan mortir kaliber berat.
Disebutkan bahwa pasukan Zionis yang terdiri dari 10 tentara Zionis menjadi sasaran rudal anti-personil di daerah Al-Tawam, barat laut Kota Gaza, hingga menyebabkan beberapa di antaranya tewas dan terluka. (mm/raialyoum)