Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan pihaknya berhasil melancarkan operasi serangan terbaru menggunakan drone terhadap kota Jaffa di dekat Tel Aviv dan juga kota Ashkelon di bagian tengah wilayah Palestina pendudukan.
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree mengumumkan perkembangan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (13/12).
“Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan dua operasi militer yang menyasar daerah pendudukan Ashkelon dan Jaffa, dan berhasil mencapai sasarannya dengan drone yang menerobos sistem intersepsi,” ucapnya.
Pasukan Yama itu juga melancarkan “operasi gabungan” dengan kelompok pejuang Resistensi Islam Irak (IRI) terhadap “lokasi vital di bagian selatan Palestina pendudukan, dengan menggunakan beberapa pesawat nirawak, dan mencapai hasil yang sukses.”
Angkatan Bersenjata Yaman dalam pernyataan itu memastikan pihaknya “akan terus melakukan operasi terhadap musuh, Israel, dan sampai agresi berhenti dan blokade di Gaza dicabut.”
Pada hari Selasa, pasukan Yaman juga telah melakukan operasi serupa terhadap Tel Aviv dan Ashkelon dengan menggunakan pesawat nirawak yang “tepat menghantam target yang ditentukan.”
Yaman telah melancarkan banyak serangan balasan terhadap target vital dan strategis Israel serta kapal-kapal yang berlayar menuju wilayah Palestina pendudukan sejak Oktober lalu ketika rezim Israel mulai mengambil alih Gaza di bawah perang genosida dan secara signifikan meningkatkan blokadenya terhadap wilayah pesisir itu.
Serangan brutal Israel sejauh ini telah merenggut nyawa hampir 44.900 warga Palestina, yang sebagian besarnya wanita dan anak-anak.
Pada hari Jumat, warga Yaman menggelar unjuk rasa akbar di Lapangan al-Sabeen di ibu kota Sana’a. Mereka melanjutkan aksi peduli Palestina yang mereka lakukan setiap hari Jumat. Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti “kami tetap teguh di pihak rakyat Gaza,” dan “kami lawan proyek Zionis-Amerika” yang menyasar bangsa Palestina. (mm/alalam/presstv)