Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyarankan evakuasi warga Zionis ke Greenland, sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden AS Donald Trump dengan menyarankan deportasi warga Palestina dari Jalur Gaza. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi juga menanggapi pernyataan Trump.
Araghchi menyatakan demikian dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh Sky News di gedung Kementerian Luar Negeri di Teheran, Rabu (29/1) setelah Trump memasuki Gedung Putih.
Araghchi mengatakan bahwa upaya pengusiran warga Palestina telah dicoba di masa lalu namun gagal. Dia lantas menegaskan ketidakmungkinan penggusuran orang Palestina.
Ketika ditanya Sky News mengenai hak orang Israel untuk hidup, Araqchi menjawab, “Setiap manusia memiliki hak untuk hidup, tapi tidak seorang pun berhak menduduki tanah orang lain. Tanah ini milik orang Palestina. Orang Palestina harus memutuskan sendiri ihwah tanah air dan nasib mereka.”
Di bagian lain, Menteri Luar Negeri Iran memastikan bahwa setiap serangan terhadap fasilitas nuklir Iran akan ditanggapi dengan respons segera dan tegas.
Dia menambahkan bahwa AS dan Israel akan sangat gila jika melakukan hal tersebut, karena tindakan tersebut akan menyebabkan bencana besar di kawasan.
Sabtu lalu, Presiden AS Donald Trump berbicara tentang keinginannya agar Mesir dan Yordania menerima lebih banyak warga Palestina dari Gaza, yang ditolak kedua negara.
Trump mengatakan dia juga akan membahas masalah tersebut dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang diperkirakan akan mengunjungi AS dalam waktu dekat.
Menanggapi pernyataan Trump ini pula, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan negaranya tidak akan berpartisipasi dalam deportasi dan pengusiran rakyat Palestina. Dia menyebut pengusiran itu sebagai ketidakadilan yang tidak dapat ditoleran atau diizinkan karena berdampak buruk bagi keamanan nasional Mesir.
“Pengusiran rakyat Palestina berarti ketidakstabilan bagi keamanan nasional Mesir dan Arab. Ada sebuah negara di wilayah kami yang memiliki pendirian dalam masalah ini, baik saya di tempat saya atau saya telah meninggalkannya,” ujar el-Sisi. (mm/alalam/raialyoum)