Takut Diserang Iran, Pasukan Israel Bersiaga Tinggi di Laut Merah

0
297

TelAviv, LiputanIslam.com –  Pasukan Rezim Zionis Israel meningkatkan kesiagaan pasukan khususnya di kawasan Laut Merah karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya serangan Iran pada jam-jam terakhir pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat (AS).

Situs berita Walla milik Israel, Selasa (19/1), melaporkan bahwa tentara Israel telah meningkatkan kewaspadaannya di Laut Merah karena khawatir Iran melancarkan serangan sebagai pembalasan atas keterbunuhan dua tokohnya; komandan Pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Qassem Soleimani, dan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh.

Menurut Walla, ketakutan Israel terhadap balasan Iran muncul setelah Teheran menyalahkan Israel atas terbunuhnya Fakhrizadeh, yang mendorong para pemimpin politik dan militer di Tel Aviv untuk menempatkan pasukan khusus negara mereka di Laut Merah dalam keadaan siaga tinggi.

Walla menyebutkan bahwa pasukan Israel yang bersiaga antara lain armada kapal selam dan Shaytet 13, yang merupakan unit angkatan laut yang memiliki senjata ampuh. Kapal selam Israel bergerak menuju Laut Merah dan Teluk Aden, yang berarti pesan yang kuat kepada Iran bahwa Tel Aviv siap menghadapi segala skenario.

Ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, terbunuh oleh serangan teror bermodus canggih yang menerjang konvoi mobilnya di daerah Damavand, dekat Teheran, ibu kota Iran, pada akhir November 2020.

Pemerintah Iran menuding Israel berada di balik aksi teror tersebut. Presiden Iran Hassan Rouhani mengancam akan membalas pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Iran tersebut, sementara Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, menginstruksikan investigasi dan menekankan keharusan penjatuhan hukuman terhadap dalang dan pelaku serangan tersebut. (mm/amn)

Baca juga:

Jenderal Zionis: Dikepung Ribuan Rudal, Israel Tak Lagi Unggul

Angkatan Darat Iran Memulai Latihan Perang di Pesisir Laut Oman

 

DISKUSI: