Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Syeikh Naim Qassem: Isu Perlucutan Senjata adalah Agenda Israel-AS meski Dinamai Pembatasan Senjata

Published 29/12/2025 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –   Sekjen Hizbullah Syeik Naim Qassem menegaskan bahwa desakan pelucutan senjata Hizbullah adalah proyek Israel-Amerika, meskipun di Lebanon secara resmi disebut pembatasan senjata.

Dalam pidatonya pada acara haul salah satu pemimpinnya, Muhammad Yaghi, di kota Baalbek (Lebanon timur), Ahad (28/12), Syekh Qassem mengatakan bahwa semua upaya tekanan tidak akan mengubah sikap Hizbullah.

“Silakan memberi tekanan maksimal, dan bekerja sama dengan makhluk yang paling kejam, kami tidak akan mundur, tidak akan menyerah, dan kami akan membela hak-hak kami. Kubu perlawanan (Hizbullah) akan bertahan dan mencapai tujuannya, meskipun membutuhkan waktu,” tegasnya.

Syeikh Naim Qassem menyatakan bahwa kubu perlawanan maupun pemerintah Lebanon tidak diharuskan melaksanakan apa pun sebelum Israel melaksanakan apa yang telah disepakati. Ada pihak-pihak yang menginginkan tentara Lebanon bertindak dengan tangan besi, dan mereka merasa terganggu oleh kerja sama yang ada antara tentara dan gerakan perlawanan.

Dia menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah penghentian agresi melalui darat, laut, dan udara, pelaksanaan penarikan pasukan secara penuh, pembebasan tahanan, dan pembangunan kembali wilayah selatan.

“Jangan meminta apa pun lagi dari kami, dan negara tidak diharuskan menjadi polisi,” tegasnya.

Syeikh Naim Qassem menyatakan demikian pada saat yang kritis, karena Israel telah mensyaratkan keputusannya untuk tidak melancarkan serangan skala besar ke Lebanon dengan kemampuan pemerintah dan tentara Lebanon melucuti senjata Hizbullah sebelum akhir tahun 2025, tenggat waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

Sekjen Hizbullah juga mengatakan, “Kita berada di persimpangan sejarah. Kita bisa memberikan kendali penuh kepada AS dan Israel atas Lebanon, atau kita bangkit secara nasional dan merebut kembali kedaulatan kita.”

Dia menambahkan, “Pelucutan senjata adalah proyek Israel-Amerika, meskipun secara resmi disebut pembatasan senjata.” (mm/ry)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account