Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Suriah dan Rusia Bantah Laporan Pengawas Senjata Kimia

Published 10/04/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pemerintah Suriah dan Rusia membantah laporan pengawas senjata kimia dunia yang menuding Pasukan Arab Suriah (SAA) telah melancarkan serangkaian serangan gas beracun pada tahun 2017.

Dalam sebuah pernyataan, Kamis (9/4/2020), Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut laporan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) itu “menyesatkan”, dan berisi “kesimpulan palsu dan dibuat-buat dengan tujuan memalsukan kebenaran dan menuding pemerintah Suriah”.

OPCW Rabu lalu memberikan laporan pertama tim investigasinya yang baru dibentuk , dan menyimpulkan bahwa gas klorin beracun dan gas saraf sarin setidaknya tiga kali dijatuhkan ke kota Latamneh di bagian barat provinsi Hama, Suriah, pada Maret 2017.

Laporan itu menyebutkan bahwa dua jet tempur Sukhoi SU-22 milik SAA telah menjatuhkan dua bom yang mengandung sarin di Latamneh pada 24 Maret dan 30 Maret 2017, dan bahwa sebuah helikopter militer Suriah telah menjatuhkan sebuah silinder mengandung klorin ke sebuah rumah sakit di kota yang sama pada 25 Maret di tahun yang sama.

Pemerintah Suriah dalam bantahannya menegaskan pihaknya telah menyerahkan persediaan senjatanya di bawah perjanjian 2013, didorong oleh dugaan serangan gas sarin yang menewaskan 1.400 orang di pinggiran Damaskus Ghouta.

Baca: Gaji dari Turki Macet, Kawanan Bersenjata di Suriah Berunjuk Rasa

Damaskus menyatakan “sepenuhnya menyangkal pernah menggunakan gas beracun di kota Latamneh atau di kota atau desa Suriah lainnya,” ungkap Kementerian Luar Negeri Suriah.

Pemerintah Rusia yang mendukung pemerintah Suriah juga mengecam laporan itu dan menyebutnya telah dipersiapkan dengan cara yang melanggar prinsip pelaksanaan investigasi serta konvensi dan hukum internasional.

Baca: Seorang Perwira AS dan Dua Pasukan SDF Terbunuh di Suriah

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam jumpa pers, Kamis, menyatakan bahwa “lingkaran sempit negara-negara berkepentingan” telah memaksakan aturan dan kehendaknya pada OPCW.

Dia menambahkan bahwa negara-negara itu “memberlakukan pembentukan tim investigasi yang bertentangan dengan ketentuan dasar Konvensi Larangan Senjata Kimia dan norma-norma hukum internasional yang diakui,” dan bahwa misi tim investigasi gadungan itu menyalahi kewenangan khusus Dewan Keamanan PBB. (mm/aljazeera/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account