Soal Permukiman Zionis, Iran Sebut Menlu AS Terpasung di Abad Ke-18

0
106

Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menyebut Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebagai sosok yang terpasung oleh faham yang pernah dominan di abad ke-18.

“Pompeo hendaknya bebas dari faham-faham abad ke-18 di mana para penguasa merasa dirinya berada di atas undang-undang dan tatanan antarnegara,” ujar Mousavi.

Mousavi mengecam keras pernyataan Pompeo bahwa pembangunan permukiman Zionis Israel di wilayah Tepi Barat tidak melanggar undang-undang internasional.

Baca: Israel Mengancam Iran Sembari Melecehkan Arab Saudi

Dia menilai pernyataan Pompeo itu kembali menegaskan kemitraan AS dengan kaum Zionis dalam pendudukan terhadap Palestina, kejahatan rezim Zionis di Palestina, dan agresi Israel terhadap kedaulatan negara-negara sekitar Palestina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran melanjutkan bahwa perilaku dan statemen para petinggi AS dalam isu Palestina merupakan pelanggaran nyata dan parah terhadap undang-undang internasional, dan karena itu Mousavi menyerukan kepada masyarakat dunia agar bergerak melawan perilaku itu.

Baca: Israel Tangkap dan Lecehkan 745 Anak Palestina Sejak Awal 2019

“Entitas Zionis adalah entitas pendudukan dan perampas, satu-satunya penyelesaian bagi krisis Palestina ialah penyelenggaraan referendum warga pribumi Palestina,” tegas Mousavi.

Dia lantas memperingatkan bahwa di abad ke-21 ini AS tidak dipandang sebagai adidaya, dan tak seorangpun menerima pelanggaran hukum internasional oleh para penguasa. (mm/alalam)

DISKUSI: