Soal Nuklir, Presiden Iran: Kami Pantang Mundur

0
202

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menegaskan negaranya menginginkan “hasil yang layak” dari perundingan nuklir, dan pantang mundur dari haknya.

“Kami sama sekali tidak mundur dari tuntutan bangsa ini yang sedemikian jelas dan terepresentasi dalam pencabutan sanksi zalim terhadap negara ini,” ungkapnya dalam pidato peringatan Hari Perlawanan terhadap Arogan Dunia di kota Semnan, Iran, Kamis (4/11).

Sehari sebelumnya, Iran mengumumkan bahwa perundingan nuklirnya dengan beberapa negara terkemuka dunia untuk pemulihan perjanjian Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) akan dimulai lagi di Wina, Swiss, pada tanggal 9 November 2021 setelah sekian bulan terhenti.

Menyinggung peristiwa konfrontasi pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dengan pasukan AS di Laut Oman yang rekaman videonya baru tersebar luas, Presiden Raisi mengatakan, “Bangsa Iran akan senantiasa menolak kesombongan dan praktik campur tangan AS di kawasan, termasuk dalam perilaku mereka baru-baru ini, dan respon tegas dan kuat pasukan gagah berani IRGC terhadap agresor akan senantiasa dihargai.” (mm/alalam)

DISKUSI: