Teheran, LiputanIslam.com –Menindaklanjuti perintah Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Amir Hatami, sebanyak seribu unit drone strategis telah secara resmi diintegrasikan ke dalam organisasi tempur keempat cabang Angkatan Bersenjata.
Drone-drone tersebut, yang dikembangkan sesuai dengan ancaman yang muncul dan berdasarkan pelajaran yang dipetik dari agresi AS-Israel pada bulan Juni, diproduksi oleh para ahli Angkatan Bersenjata bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan.
Drone-drone tersebut mencakup berbagai kelas drone tempur, ofensif, pengintaian, dan peperangan elektronik , yang dirancang untuk menghancurkan target tetap dan bergerak tertentu di wilayah darat, laut, dan udara.
“Sesuai dengan ancaman di masa depan, mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategis untuk memastikan kesiapan tempur yang cepat dan memberikan respons yang tegas terhadap agresi atau agresor apa pun selalu menjadi agenda Angkatan Bersenjata,” ungkap Hatami usai mengeluarkan perintah untuk mengintegrasikan drone berbasis darat dan laut , Kamis (29/1).
Di hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan komitmen Iran terhadap dialog dan diplomasi, dan menekankan bahwa Iran tidak mencari perang atau konflik, namun tidak akan ragu untuk membela diri terhadap ancaman apa pun.
Pezeshkian membahas perkembangan regional terkini dalam dua panggilan telepon terpisah dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dan Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif, menyusul tindakan AS yang telah meningkatkan ketegangan dan menggoyahkan stabilitas kawasan.
Dalam pembicaraan tersebut, Pezeshkian menyampaikan apresiasinya atas dukungan persaudaraan yang berkelanjutan dari Qatar dan Pakistan, dan menyuarakan harapannya untuk memperkuat persatuan, solidaritas, dan kerja sama di antara negara-negara Islam.
Pezeshkian mengatakan, “Iran tidak pernah memulai perang dan tidak menyambut konflik. Kami percaya bahwa perang bukanlah kepentingan pihak mana pun, tetapi kami tidak akan membiarkan keamanan dan rakyat kami terancam, dan kami akan membela diri dengan tegas.” (mm/presstv/alalam)