Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Serangan Udara Pasukan Koalisi Tewaskan 140 Warga Sipil, Suriah Mengadu ke PBB

Published 21/07/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

korban serangan perancis di suriahDamaskus, LiputanIslam.com –  Pemerintah Suriah mendesak PBB agar turun tangan dalam kasus terbunuhnya lebih dari 120 warga sipil oleh serangan udara di dekat perbatasan Suriah-Turki yang terjadi Selasa lalu (19/7), yaitu sehari setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) menewaskan 20 warga sipil lainnya di kota Manbij, provinsi Aleppo, Suriah utara.

Seperti dilansir RT, Kamis (21/7) Kemlu Suriah melayangkan surat kepada Sekjen PBB dan Presiden Dewan Keamanan PBB .

Damaskus meminta PBB membuka mata di depan kekejaman Perancis, anggota koalisi pimpinan AS, yang telah mengarahkan serangannya terhadap warga desa Toukhan al-Kubra di dekat perbatasan Suriah-Turki dan kota Manbij .

“Agresi zalim Perancis telah merenggut nyawa lebih dari 120 warga sipil yang sebagian besar adalah anak kecil, wanita dan orang tua, serta melukai puluhan warga lainnya yang sebagian diantaranya juga anak-anak dan perempuan. Dikabarkan pula bahwa nasib puluhan warga sipil lainnya yang masih tertimbun reruntuhan juga tidak diketahui, “tulis Kemlu Suriah.

Korban tewas massal di Toukhan Al-Kubra terjadi hanya sehari setelah serangan udara AS menewaskan sekitar 20 orang, terutama perempuan dan anak-anak, sementara banyak warga lainnya luka-luka.

Kemlu Suriah menambahkan, “Pemerintah Republik Arab Suriah mengutuk sekeras-kerasnya dua pembantaian berdarah yang dilakukan oleh pesawat tempur Perancis dan AS dan mereka yang berafiliasi dengan apa yang disebut koalisi internasional dan yang telah mengirim rudal dan bom  untuk menyerang warga sipil, bukan mengarahkannya kepada geng teroris … Suriah juga menegaskan bahwa mereka yang ingin serius memerangi terorisme haruslah berkoordinasi dengan pemerintah dan tentara Suriah.”

Dalam surat itu Kemlu Suriah juga mengecam berlanjutnya dukungan AS, Perancis, Arab Saudi, Inggris dan Qatar terhadap kelompok-kelompok teroris, termasuk Front al-Nusra dan Jaish al-Islam, padahal kelompok-kelompok ini jelas-jelas terhubung dengan kelompok teroris besar ISIS dan al-Qaeda.

Sementara itu AFP melaporkan bahwa koalisi nasional pasukan oposisi Suriah juga meminta penghentian serangan pasukan koalisi internasional ke Suriah menyusul tragedi pembantaian warga sipil tersebut.

Permintaan itu dinyatakan dalam surat Anas Abduh, ketua koalisi nasional tersebut, yang dilayangkan kepada para menteri pertahanan negara-negara anggota internasional.  Dia beralasan bahwa serangan itu harus dihentikan demi menciptakan situasi yang kondusif bagi penyelidikan tragedi tersebut. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account