Gaza, LiputanIslam.com – Jet-jet tempur Israel telah melakukan serangan udara baru di Jalur Gaza hingga menggugurkan 30 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.
Kantor berita Palestina WAFA melaporkan pada hari Jumat bahwa 29 orang kehilangan nyawa dalam serangan udara yang menargetkan rumah keluarga Tabatibi di lingkungan Daraj Kota Gaza.
Laporan itu menambahkan bahwa pesawat tempur Israel membom daerah di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, termasuk sebuah sekolah dasar.
Seorang warga sipil gugur dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap sekolah yang menampung pengungsi.
Korban luka dipindahkan ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah.
Sebelumnya, laporan media Palestina menyebutkan pasukan Israel telah membom beberapa wilayah Gaza utara, dan beberapa pemboman di antaranya terjadi di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza, sementara sebuah masjid di pusat Kota Gaza juga menjadi sasaran.
Pasukan Israel juga mengebom sebuah tempat tinggal kosong di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah. Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan enam orang tewas setelah pasukan Israel mengebom pasar Firas di Kota Gaza.
Kebrutalan Israel di Gaza selama lebih dari enam bulan telah menggugurkan sedikitnya 33.634 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai 76.214 lainnya.
Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Jumat menyatakan sebanyak 89 orang gugur dalam serangan Israel di Gaza dalam 24 jam terakhir, dan tak kurang dari 120 orang lainnya terluka, sehingga total jumlah korban luka 76.214 orang sejak perang Israel dimulai pada awal Oktober.
Israel melancarkan serangan gencar pada tanggal 7 Oktober setelah kelompok Hamas melakukan Operasi Badai Al-Aqsas terhadap Israel sebagai pembalasan atas intensitas kekejaman terhadap rakyat Palestina. (mm/presstv)